, ,

Informasi dari Masyarakat, 2 Bandar Narkoba Berhasil Dibekuk di Batam

oleh
2 (dua) Bandar Narkoba berinisial HN (48) dan WB (47) saat digiring Satresnarkoba Polresta Barelang. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam – Berkat informasi dari masyarakat, 2 (dua) Bandar Narkoba berinisial HN (48) dan WB (47), dengan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat 2,008 Kg, berhasil dibekuk Satresnarkoba Polresta Barelang, di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, melalui Kasat Res Narkoba Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara, mengatakan, berawal dari inisial A (DPO) memesan Narkotika jenis Sabu seberat 2 (dua) Kg kepada tersangka WB.  

“Kemudian tersangka WB memesan Sabu tersebut kepada tersangka HN. Setelah itu, tersangka HN mendatangkan Sabu tersebut dari Malaysia dari inisial V (DPO) melalui kurir, yaitu inisial F (DPO),” kata Kompol Lulik Febyantara, Rabu, (13/10/2021).

BACA JUGA  AKP Sulam Jabat Kapolsek Galang Gantikan AKP Herman Kelly

Kronologis penangkapan berawal dari informasi dari masyarakat, bahwa ada kegiatan yang mencurigakan warga sekitar akan adanya transaksi Narkotika di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kemudian personil Satresnarkoba Polresta Barelang yang dipimpin oleh Kasat Res Narkoba Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara, menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

Terjadi komunikasi lewat HP antara tersangka inisial HN dan F. Tersangka HN dan F sepakat agar Sabu tersebut diletakan dengan cara dicampakkan ke pinggir pantai si Abok yang ada pondok (daerah Tanjung Buntung). Kemudian Sabu tersebut diambil oleh tersangka HN untuk dijual kepada inisial A melalui perantara tersangka inisial WB.

Tersangka HN ingin menjual 2 (dua) bungkus diduga Narkotika jenis serbuk kristal Sabu dibungkus plastik transparan, dibungkus lagi dengan plastik warna hijau Berlogo Guanyinwang kepada inisial A (DPO) melalui tersangka inisial W seharga Rp 760.000.000,-. Namun belum sempat barang tersebut terjual, mereka sudah tertangkap oleh Sat Resnarkoba Polresta Barelang.

“Inisial HN akan mendapatkan keuntungan dari penjualan barang haram tersebut sebesar Rp 160.000.000,-. Sedagkan tersangka WB dijanjikan upah sebesar Rp 5.000.000,- dari inisial A (DPO), dan upah tersebut belum tersangka WB terima,” ungkap Lulik Febyantara.

BACA JUGA  Kapolresta Barelang Terima Penghargaan dari KPU

Lulik juga mengatakan, jika barang bukti Narkotika Jenis Sabu tersebut beredar di pasaran dengan berat bersih 2.008 Gram bisa menyelamatkan 6.024 sampai dengan 8.032 jiwa manusia. Diasumsikan 1 (satu) Gram itu dikonsumsi oleh 3 sampai dengan 4 orang.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Uu Ri No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, semur hidup atau hukuman mati,” pungkas Lulik Febyantara. (Wak Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.