Ini Jawaban Gubernur Kepri “TERKAIT KRITIKAN FRAKSI”

oleh
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. (Foto : Humas DPRD Kepri)
height="100%"

– Terhadap Proyek Gurindam 12 Senilai Rp 530 Milyar.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Terkait kritikan sebagian besar fraksi di DPRD Kepri terhadap Proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang, yaitu proyek multiyears yang menelan anggaran Rp 530 milyar, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menyebut bahwa proyek pembangunan kawasan Gurindam 12 sudah sesuai kajian.Tak hanya itu, Nurdin mengklaim bahwa pembangunan tersebut, justru akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal ini dikatakan Nurdin pada Sidang Paripurna DPRD Kepri, tentang Pidato Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi, di Gedung DPRD Kepri, Rabu, (22/11/2017).

“Kami sudah menghitung cermat setiap pengeluaran yang ada. Nantinya, proyek pembangunan Gurindam 12 ini dapat mengatasi kawasan kumuh, memperbaiki lingkungan dan menjadi objek wisata yang baru,” kata Nurdin.

Selain menjawab soal infrastruktur, Nurdin juga menjawab soal alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan fungsi pendidikan. Untuk anggaran 2018 nanti, Nurdin mengatakan, bahwa Pemprov Kepri tetap melanjutkan kebijakan alokasi anggaran 20% untuk pendidikan dan 10% untuk kesehatan.

“Kami berkomitmen menjalankan amanat undang-undang disetiap penganggaran. Untuk tahun 2018 nanti, sektor pendidikan akan mendapat alokasi 20,68 persen dan kesehatan sebesar 10,6 dari total belanja daerah,” seru Nurdin.

Dengan alokasi anggaran yang besar ini, Ia berharap seluruh masyarakat Kepri dapat mengakses pendidikan dengan baik.

Gubernur juga menanggapi soal masih rendahnya realisasi pendapatan Pemprov Kepri selama ini. Untuk tahun mendatang, Ia telah memerintahkan jajarannya untuk lebih aktif lagi mencari sumber pendapatan baru.

Sedangkan untuk sektor pajak kendaraan bermotor, Pemprov akan melakukan beragam inovasi, antara lain menjemput pajak langsung ke masyarakat dengan Samsat Mobile atau Samsat keliling.

“Kami juga akan membuka Samsat hingga ke pulau-pulau untuk menggenjot pendapatan,” tegas Nurdin.

Sebelumnya, DPRD Kepri mengkritisi nota keuangan DPRD Kepri. Mayoritas Fraksi pesimis rencana anggaran kegiatan DPRD akan berjalan melihat struktur ekonomi yang masih lesu saat ini. (SK-MU/R)

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]