, ,

Istilah “Orang Kampung”, Bupati Natuna Jadi Tanda Tanya Warga

oleh -307 views
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Defrizal. (Foto : Ist)
height="100%"

Istilah “Orang Kampung”, Bupati Natuna Jadi Tanda Tanya Warga

Bupati Natuna H Abdul Hamid Rizal, didampingi Wakil Bupati Natuna, Hj Ngesti Yuni Suprapti, dan Ketua DPRD Natuna Andes Putra, beberapa tokoh Pemuda berupaya menemui Presiden RI. (Foto : Ist)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Upaya penolakan warga Natuna terhadap penetapan Kabupaten Natuna sebagai lokasi Observasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan memasuki babak baru.

Bupati Natuna didampingi oleh Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD dan beberapa tokoh Pemuda berupaya menemui Presiden RI atau Menteri terkait. Kehadiran tokoh Natuna ke Jakarta ini, terkait kecemasan terjangkit Virus Corona sebagaimana yang ditetapkan sebagai wabah Global Warning oleh World Health Organization (WHO).

Dalam kunjungan ke ibukota ini, tersiar kabar kurang mengenakkan. Dimana, dalam sebuah wawancara dengan insan pers ibukota, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa, (4/2/2020), Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, ada menyebut kata “Orang Kampung”. Pernyataan ini akhirnya, menuai keresahan ditengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Terkait pernyataan ini, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Defrizal, langsung konferensi pers yang digelar di Mako Lanal Ranai, Selasa, (4/2/2020). Pejabat ini langsung mengklarifikasi penggunaan kata “Orang Kampung” yang dikatakan atasannya, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal.

Defrizal menjelaskan, penggunaan istilah “Orang Kampung” tersebut dimaksudkan lebih kepada jarak Kabupaten Natuna yang begitu jauh dari ibukota, tepatnya di perbatasan Negara, dengan segala keterbatasan yang ada, seperti informasi yang belum memadai.

”Penggunaan kata “Orang Kampung” ini jangan diartikan negatip. Kalimat itu tidak ubah ketakutan yang luar biasa warga terkait penyebaran virus Corona. Apa lagi dengan tiba-tiba Pemerintah Pusat menetapkan Kabupaten Natuna sebagai daerah observasi bagi suspect Virus Corona dari WNI yang dievakuasi dari Wuhan,” terang Defrizal.

Bupati Natuna, Hamid Rizal, sambung Defrizal, juga menyampaikan permohonan jika dalam penyampaiannya ada kalimat yang kurang mengenakkan.

“Bupati berharap agar rombongan perwakilan yang sedang membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat saat ini dapat diberikan kelancaran dan kemudahan,” pungkasnya. (nard)

Bupati Natuna H Abdul Hamid Rizal, dan rombongan berupaya menemui Presiden RI. (Foto : Ist)

Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 3.5]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400