,

IWAPI Kepri Sambut Baik Program Kepri Terang Benderang Digagas Gubernur Ansar

oleh
Ketua IWAPI Kepri, Yulharmidarti, bersama Pengurus IWAPI Kepulauan Riau. (Foto : IWAPI Kepri)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Kepulauan Riau menyambut positif dan mendukung Program Kepri Terang Benderang yang digagas atau dicanangkan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Saya sebagai Ketua IWAPI Kepri merespon Program Kepri Terang Benderang yang digagas Ansar Ahmad,” ujar Ketua IWAPI Kepri, Yulharmidarti, pada media ini, Minggu, (11/04/2021).

Program Kepri Terang Benderang, lanjutnya, ingin menyinari daerah-daerah Pulau yang ada dan belum tersentuh jaringan Listrik PLN. Sementara saat ini masih banyak daerah Pulau yang belum menikmati listrik bagi warganya.

Menurut Yulharmidarti, Program Kepri Terang Benderang harus didukung semua pihak, agar seluruh penduduk yang mendiami Provinsi Kepri, hingga di pulau-pulau dapat menikmati listrik, kampungnya jadi terang benderang, anak-anak bisa belajar saat malam dan nantinya ibu-ibu bisa menambah pendapatan buat keluarganya.

“Baik membuat kue, menjahit baju, serta aneka lainnya, yang tentunya membutuhkan listrik. IWAPI siap menggerakan potensi ibu-ibu di pulau untuk bekerja kreatif,” katanya.

BACA JUGA  Nurdin Minta PLN Agar "PEMBANGUNAN TOWER DIPERCEPAT"

Apalagi diera industri dan komunikasi global saat ini, semuanya menggunakan internet dan energi listrik.

“Rasanya kita sedih juga apabila mendengar dan melihat masih banyak saudara kita di pulau-pulau belum menikmati aliran listrik, apalagi internet. Semoga Program Kepri Terang Benderang ini berhasil melaksanakan misinya hingga ke seluruh Kepri. Dan IWAPI Kepri siap mendukung semua program dari Pemerintah,” tutur Ketua Persatuan Perempuan Kosgoro 1957 (GPPK 1957) ini.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, General Manager PLN Riau Kepri, Hartono, Kepala Dinas ESDM Kepri, Hendri Kurniadi, dan rombongan sampai di Baran, Kabupaten Lingga, (07/04/2021).

Dalam kata sambutannya, Ansar Ahmad, mengatakan, hari ini ada 9 (Sembilan) Desa di Lingga yang sudah lama merindukan listrik PLN akhirnya bisa dipenuhi. Dirinya mengaku sudah berkali-kali meloby PLN pusat, agar melalui program Kepri Terang, seluruh Desa di Kepri yang belum teraliri listrik bisa dialiri listrik PLN. Dan loby itu berhasil. PLN secara bertahap akan membangun jaringan listrik Desa di seluruh Kepri yang belum terjangkau listrik.

“Hari ini kita sangat berbahagia. Jaringan listrik Desa sudah mulai dibangun dan dioperasikan di sembilan Desa di Lingga. Kita ingin seluruh Kepri terang benderang,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.

BACA JUGA  Nurdin Irup "PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA"

Di Kabupaten Lingga, kata Gubernur, jumlah masyarakat yang menerima aliran baru listrik PLN di 9 Desa tersebut sebanyak 1.873 Kepala Keluarga (KK).

Dari jumlah itu, sebagian besar melalui program mandiri. Sementara masyarkat yang kurang mampu membayar biaya instalasi ke PLN dibantu oleh Pemprov Kepri, dan dana kepedulian lingkungan (CSR) perusahaan pertambangan yang ada di Kabupaten Lingga.

“Kita ingin program Kepri Terang bisa kita selesaikan dengan baik. Wilayah-wilayah yang masih belum terjangkau listrik PLN akan terus kami perjuangkan,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Tidak hanya di Lingga, di daerah lain di Kepulauan Riau yang belum terjangkau listrik juga terus diupayakan. Termasuk ada beberapa Desa di 2 (dua) Kecamatan di Karimun yang hari ini juga secara resmi menerima aliran listrik PLN.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri juga berkunjung ke 8 (delapan) Desa yang berada di 8 (delapan) pulau itu untuk melihat secara langsung jaringan dan instalasi listrik yang terpasang ke rumah warga.

Sementara itu, GM PLN Riau Kepri, Hartono, menyebutkan, 9 (Sembilan) Desa di Lingga yang resmi mendapatkan program listrik Desa, diantaranya 8 (delapan) Desa di Kecamatan Senayang dan 1 (satu) Desa di Kecamatan Pisek.

BACA JUGA  Gubernur Tutup Operasi Teritorial TNI Galang 01

Delapan desa di Senayang diantaranya, Desa Pulau Duyung (155 KK), Desa Temiang (150 KK), Pasir Panjang (168 KK), Desa Baran (180 KK), Desa Mamut (125 KK), Desa Tanjung Lipat (160 KK), Tanjung Kelit (270 KK) dan Desa Laboh (162 KK). Sementara di Kecamatan Posek yang mendapat aliran listrik baru adalah Desa Suak Buaya sebanyak (160 KK).

“Baru-baru ini tiga Desa di Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun juga sudah teraliri listrik PLN. Tiga Desa tersebut Desa Tulang, Tanjung Hutan dan Tanjung Batu Kecil,” jelas Hartono.

PLN Riau Kepri, kata Hartono, akan terus menyelesaikan persoalan listrik bagi Desa-Desa yang belum terjangkau secara bertahap.

“Kita dukung penuh program Kepri Terang dari Gubernur Kepri Pak Ansar Ahmad. Semoga dalam waktu 3 (tiga) tahun bisa selesai semuanya,” pungkas Hartono. (ds)