banner 740x400

banner 740x400

IWO Mimika Minta “KAPOLRI PECAT KAPOLRES PENGHINA WARTAWAN”

IWO Mimika Minta “KAPOLRI PECAT KAPOLRES PENGHINA WARTAWAN”
Unjuk rasa damai, di Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, Kota Timika. (Foto : Istimewa)

SIJORIKEPRI.COM, TIMIKA — Solidaritas wartawan se-Kabupaten Mimika, Papua, mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, segera mencopot Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan, setelah menghina profesi wartawan dan masyarakat Lampung.

Tuntutan aspirasi para pekerja Pers di Mimika yang dikoordinir Ikatan Wartawan Online (IWO) Mimika, disampaikan dalam unjuk rasa damai, di Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, Kota Timika, Selasa, (29/08/2017).

Cibiran Kapolres Way Kanan, yang menyebut wartawan seperti kotoran hewan, dianggap sebagai penghinaan luarbiasa dan tak pantas dilontarkan seorang aparat Negara yang digaji dengan uang rakyat.

“Kami meminta Pak Kapolri segera copot Kapolres Way Kanan atau pecat saja dari institusi Polri,” tegas orator aksi Marsel Nara, Jurnalis Harian Papua.

Orator lainnya, Husyein Abdillah, meminta Kapolres Way Kanan segera meminta maaf kepada insan Jurnalis dan kepada masyarakat Lampung yang disebutnya ‘cacingan’ mana mungkin baca koran.

“Wartawan adalah profesi mulia, tidak pantas untuk dihina. Untuk itu, kami mengecam keras pernyataan Kapolres Way Kanan,” tandas Husyein.

Dia berharap, ucapan tak terpuji oleh Kapolres Way Kanan tidak dilakukan oleh pejabat Polri lainnya, terutama di Mimika, Papua. Dirinya juga berharap, kepolisian dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada wartawan untuk melakukan tugas jurnalistik.

“Kami harap ini yang terakhir. Karena, masih banyak kasus lainnya, dimana wartawan diintimidasi aparat Negara termasuk kepolisian. Jangan lagi terjadi,” imbuhnya.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Mimika, Steven Rantung, mengatakan, aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk solidaritas Jurnalis di seluruh nusantara, yang menyikapi penghinaan oleh Kapolres Way Kanan.

Steven, meminta Kapolres Way Kanan mempertanggung jawabkan ucapannya, yang telah melukai hati seluruh pekerja Pers di Indonesia.

“Kalian (polisi) yang seharusnya sebagai pengayom, menjadi teladan, bukan justru menjadi penindas, apalagi melecehkan profesi kami wartawan,” ujarnya. (rum/SP)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan