Jajaran Polsek Singbar Amankan 6 Ton Mitan

oleh

LINGGA (SK) — Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Singkep Barat mengamankan, Kapal Motor (KM) Purnama GT 6 yang bermuatan Minyak tanah (Mitan), Selasa (2/6/2015) sekitar pukul 18.00 Wib di perairan Tanjung Datuk, Daik Lingga, yang di perkirakan akan dibawa ke Tanjungpinang, penangkapan ini lansung dipimpin oleh Kapolsek Singkep Barat, AKP Rusdiwantoro.

Kapolres Lingga, AKBP Surisman, mengatakan, KM Purnama yang diamankan tersebut dinakhodai, Bujang (42) dengan 4 orang Anak buah kapal (ABK) membawa 6 Ton BBM Mitan Subsidi dari Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, dengan tujuan Tanjungpinang.

“Sebagai Barang-bukti (BB) diamankan BBM jenis Mitan Subsidi sebanyak 6 Ton di isi dalam 3 tangki minyak serta 16 drum, saat ini BB dibawa ke Pos Pol Air, Polres Lingga, guna pengamanan, sementara Nakhoda dan 4 orang ABK di Mapolsek Singkep Barat, untuk proses lebih lanjut,” ucapnya, kepada Sijori Kepri, melalui pesan singkatnya, Rabu (3/6/2015).

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah terkait hal ini, Kapolsek Singkep Barat, AKP Rusdiwantoro, menuturkan, Penangkapan ini setelah kita melakukan lidik selama satu minggu, lidik ini pun dilakukan adanya informasi dari masyarakat yang menyatakan adanya kapal membawa BBM jenis minyak tanah yang akan di bawa keluar Lingga.

“Setelah memastikan kapal tersebut berangkat bermuatan BBM minyak tanah, kita lakukan pengejaran dan kita tangkap diperairan Tanjung Datuk, Daik Lingga, menurut tersangka ini yang kedua kalinya membawa minyak tanah dari Lingga ke Tanjungpinang,” ungkap Rusdiwantoro, melalui telepon selularnya.

Menurut salas seorang warga Dabo, tingginya harga Mitan di Tanjungpinang memang sangat menggiurkan bagi pemain minyak untuk membawa Mitan tersebut ke Tanjungpinang, untuk per botol harga minyak tanah di Tanjungpinang mencapai Rp 20 ribu, sementara di Kabupaten Lingga, kususnya Dabo Singkep, karena Mitan ini Subsidi Pemerintah per liternya Rp 5 ribu, dan Rp 9 ribu untuk harga per botolnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPADINTO
EDITO : DEDI YANTO

 

No More Posts Available.

No more pages to load.