GESER UNTUK BACA BERITA
Example 325x300
LINGGA

Jalan Rusak Berat, Hanafi Ekra: Warga Desa Laboh dan Dusun Belakang Hutan Berharap Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

×

Jalan Rusak Berat, Hanafi Ekra: Warga Desa Laboh dan Dusun Belakang Hutan Berharap Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Jalan tanah di Pulau Sebangka, Kabupaten Lingga. (Foto : Ist)
Anggota DPRD Kepri Dapil Bintan Lingga, Hanafi Ekra, bersama warga masyarakat Pulau Sebangka. (Foto : Ist)

LINGGA — Warga Pulau Sebangka, khususnya Desa Laboh dan Dusun Belakang Hutan, sangat berharap agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan jalan yang rusak berat. Hal ini disampaikan saat kunjungan anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hanafi Ekra, ke Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.

Hanafi Ekra mengungkapkan bahwa jalan yang rusak tersebut menjadi kendala serius bagi warga, terutama dalam akses menuju Desa Laboh dan Dusun Belakang Hutan. Situasi ini semakin diperparah oleh kondisi jalan yang semakin memburuk setiap tahunnya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Sekarang selain jalan laut, sebagian warga naik Roro ke seberang, baru melewati jalan tanah merah yang rusak berat menuju Desa Laboh dan Dusun Belakang Hutan,” kata Hanafi, Anggota DPRD Provinsi Kepri dapil Bintan Lingga ini, kemarin.

BACA JUGA :  Pengumuman “SELEKSI CPNS” Kementerian Agama RI Tahun 2018

Hery, anggota BPD Laboh, membenarkan kondisi jalan yang rusak tersebut. Dia menegaskan bahwa jalan yang rusak itu telah menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat, bahkan membahayakan keselamatan mereka terutama saat musim hujan.

BACA JUGA :  Kunjungi Lingga, BPKP Kepri "DISKUSI DENGAN KEPALA OPD dan KADES"

“Tak bisa lewat kalau hujan deras. Kalau panas pun banyak yang berlubang, sehingga sering masyarakat jatuh hingga dibawa ke rumah sakit dan dijahit,” ungkap Hery.

Dia menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut agar aksesibilitas masyarakat bisa lebih lancar, terutama dalam hal ekonomi dan pendidikan.

“Supaye di aspal lah pak. Soalnya lewat jalan darat memudahkan ekonomi masarakat, baik anak sekolah maupun ngantar ikan ke Senayang. Apabila musim Utara lewat laut kan gelombang kuat, terutame Dusun 1 Laboh dan Dusun 3 Belakang Hutan,” harapnya.

BACA JUGA :  Fase New Normal, Gubernur Perbolehkan Ibadah di Masjid

Kepala Dusun Belakang Hutan, Bakri, juga menyatakan bahwa perbaikan jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Harapan mereka adalah agar jalan tersebut segera diperbaiki demi keamanan dan kesejahteraan seluruh warga yang bergantung padanya. ***

(Advetorial DPRD Provinsi Kepri)