Jelang UN, Disdik Minta Listrik Tidak Padam

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang minta pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang komitmen tidak memadamkan listrik pada Ujian Nasional (UN) online yang akan digelar pada April mendatang. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tanjungpinang khawatir terhadap masalah kelistrikan di Kota Tanjungpinang semakin parah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Drs HZ Dadang AG pada audensi bersama pihak PLN Tanjungpinang terkait masalah kelistrikan.

“Kami minta komitmen dari pihak PLN untuk bersama-sama menjaga kondisifitas anak didik kita selama pelaksanaan ujian nasional pada april mendatang,” ujar Dadang di Kantor PLN Tanjungpinang, Kamis (12/03/2015).

Dengan kondisi listrik yang bermasalah akhir-akhir ini, lanjut Dadang, maka pihaknya perlu beraudensi dengan pihak PLN untuk memastikan stabilitas kondisi listrik selama pelaksanaan UN secara online.

“Alhamdulillah pihak PLN menyambut baik, yang terpenting adalah kesepakatan bersama bahwa pada saat pelaksanaan UN, pihak PLN akan mengusahakan siang tanpa padam, terutama di lokasi-lokasi sekolah yang sedang melaksanakan ujian,” ungkap Dadang kembali.

BACA JUGA  Syarat Masuk SMP Memberatkan “INI KATA KADISDIK DADANG”

Dadang menerangkan, tahun ini, Kota Tanjungpinang mendapatkan kepercayaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk melakasanakan UN secara online atau Computer Based Test (CBT), yaitu di SMKN 1 pada tanggal 13 hingga 16 April, dan SMPN 1 pada tanggal 4 sampai 7 Mei mendatang.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan pihak PLN dapat memberi jaminan serta solusi, bagaimana agar tidak ada pemadaman selama pelaksanaan ujian nanti, agar anak-anak didik yang mengikuti ujian dapat melaksanakan dengan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Drs. Ahadi, Asisten III bidang Kesejahteraan dan Kemasyarakatan Kota Tanjungpinang, menyampaikan bahwa kerusakaan pada salah satu mesin pembangkit listrik dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan UN mendatang.

“Kami berharap dengan diskusi kita bersama ini, pihak PLN bisa memberikan jalan keluarnya, bagaimana supaya listrik tidak padam selama pelaksanaan ujian secara online, agar dalam pelaksanaan ujian nanti, anak didik kita tidak terganggu dan meraih prestasi dengan hasil yang membanggakan,” ucapnya.

Dalam audensi itu, Majudin, Manager PLN Area Tanjungpinang, memaparkan kondisi terkini kelistrikan di Kota Tanjungpinang, bahwa pada bulan April, kondisi listrik kita masih mengalami defisit sebesar 4,4 MW, sehingga menyebabkan pemadaman bergilir di tiga titik pusat beban, tapi tanpa padam pada siang hari, namun kondisi ini sewaktu-waktu mesin bisa gangguan dan titik pemadaman akan bertambah.

BACA JUGA  Syahrul – Rahma Tunaikan Janji Politiknya

Untuk mengantisipasi hal itu, maka pihaknya akan menyediakan mesin genset sekaligus operator nya didua sekolah yang sedang melaksanakan ujian nasional secara online, akan tetapi pihak sekolah perlu persiapan pasokan daya bebas gangguan atau Uninterrptible Power Supply (UPS), agar file yang telah ada dapat langsung di backup,” katanya.

Audensi itu dihadiri, dr. Eka Hanasarianto, M.Kes, staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang, Faisal Pahlevi, S. STP, Kabag Umum dan Perlengkapan, Djasman, S.Sos, Kepala Sekolah SMKN 1, Kepala Sekolah SMPN 1, serta jajaran dinas pendidikan Kota Tanjungpinang. (SK-RM/R)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.