, ,

JPU dan Hakim Diminta Profesional, Jangan Sampai Orang Tidak Bersalah Jadi Korban

oleh
JPU dan Hakim Diminta Profesional, Jangan Sampai Orang Tidak Bersalah Jadi Korban 1
Pengadilan Negeri (PN) Karimun, tengah mengadili dugaan kasus pencabulan anak dibawah umur, dengan tersangka Sanditya. (Foto : Ist)
Click to rate this post!
[Total: 14 Average: 5]

JPU dan Hakim Diminta Profesional, Jangan Sampai Orang Tidak Bersalah Jadi Korban
– Dugaan Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur di Karimun.

Sijori Kepri, Karimun – Saat ini, Pengadilan Negeri (PN) Karimun, tengah mengadili Dugaan Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur. Tersangkanya Sanditya (33), warga asal Meranti, Provinsi Riau, yang tinggal di Kolong Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Beberapa pihak, menilai penanganan kasusnya terkesan dipaksakan. Salah satu, terlontar dari Ketua DPW Laskar Mlayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Datok Panglima Azman Zainal SH.

”Saya bukan tidak menghormati proses peradilan. Namun, saya menilai penanganan kasusnya terkesan dipaksakan. Karena, saya mengikuti kasusnya dan mengenal dekat tersangkanya. JPU dan Hakim Diminta Profesional, Jangan Sampai Orang Tidak Bersalah Jadi Korban,” ujar Datok Panglima Azman Zainal, Selasa, (1/9/2020).

Fakta persidangan, Datok menilai ada beberapa kerancuan. Salah satu, hasil visum terhadap korban. RSUD mengeluarkan suratnya Januari 2020, sedangkan perkara yang menyeret tersangka, dilakukan Febuari 2020.

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner