Judi Online Kian Marak di Tanjungpinang

oleh

– Tersebar di Warnet.

TANJUNGPINANG (SK) — Judi online saat ini berkembang biak, dan diduga telah menyebar kesejumlah Warnet dan bisa diakses oleh sejumlah kalangan, bahkan dikhawatirkan telah merambah para pelajar yang ada di Kota Tanjungpinang. Sementara, upaya penertipan dan pencegahan dari instasi terkait, hingga kini belum terlihat nyata.

Ahong (50), warga di Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang mengaku resah melihat kenyataan tersebut. Ia termasuk para orang tua lainya, juga merasa khawaitir, karena dapat berdampak terhadap anaknya yang masih pelajar dan terparuh dengan lingkungan temannya.

“Kenyataan ini nantinya bakal banyak anak yang malas dan akhirnya putus sekolah akibat terpengaruh judi online yang terdapat di Warnet khususnya. Hal ini hendaknya juga dapat menjadi perhatian serius dari pihak terkait di daerah ini,” ucap Ahong.

Menurut Ahong, upaya pencegahan yang pernah dilakukan oleh aparat Satpol PP dan aparat terkait lainnya pada saat razia hanya sekilas saja, sehingga sama sekali tidak berpengaruh dengan kondisi saat ini.

BACA JUGA  Warnet Hembas Terjaring Razia

“Jika kita perhatikan, banyak Warnet yang ada di daerah ini yang masih buka hingga larut malam, bahkan sampai pagi,” ucapnya.

Untuk itu, ia berharap Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah untuk dapat menegur langsung para pebisnis Warnet tersebut, termasuk mengingatkan kepada jajaran Satpol PP untuk bertindak tegas dan serius dalam mengatasi permasalahan ini.

“Jika kita kaji lebih dalam, dampak positif judi Online di Warnet tersebut sama sekali tidak ada, bahkan menyita waktu bagi kalangan pelajar, termasuk anak saya sendiri yang masih duduk dibangk kelas satu SMA Katolik, jadi putus sekolah akibatnya,” ucap Ahong dengan nada kesalnya.

Menurut pengamatan masyarakat lain di lapangan, judi online sudah mulai terang-terangan, bahkan pengundiannya ada yang lewat Youtube atau streaming di sebuah situs.

“Sangat mengherankan situs yang merusak akhlak bangsa justru pemerintah mengaku tak bisa memblokirnya, atau setidaknya, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainya harus bertindak tegas,” keluhnya lagi.

Terpisah, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Kabid Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Omrani mengakui adanya sejumlah laporan dari pihak orang tua, termasuk masyarakat lainnya, tentang keberadaan judi online yang tersedia di sejumlah warnet tersebut.

BACA JUGA  11 Mahasiswa dan 7 Pelajar Digaruk Satpol PP

“Berbagai upaya pencegahan dan penertipan terhadap pengusaha warnet tersebut sudah sering kita lakukan, namun tidak sedikit juga pengusaha warnet tersebut yang bandel dengan membuka usahanya hingga batas waktu yang sudah ditentukan,” ucap Omrani.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa upaya yang telah dilakukan tersebut, hendaknya juga didukung oleh segenap lapisan masyarakat, terutama pihak orang tua terhadap anaknya yang masih berstatus pelajar untuk lebih fokus memberikan perhatian terhadap putra-putrinya tersebut. (SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.