Jumaga Nadeak Nahkodai DPRD Kepri

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

TANJUNGPINANG (SK) — Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jumaga Nadeak SH.MH resmi memimpin DPRD Provinsi Kepri defenitif, selama lima tahun ke depan, periode 2014-2019.

Bersama Wakil Ketua I Rizky Faisal SE, Wakil Ketua II Apri Sujadi S.Sos dan Wakil Ketua III Dr Hakim Siregar SPOg.

Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di kantor DPRD Kepri di Dompak, Selasa (28/10) kemaren itu, dihadiri ribuan tamu dan undangan yang terdiri dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), pejabat pemerintah kabupaten/kota se-Kepri beserta tokoh masyarakat dan politisi. Termasuk unsur pimpinan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

Pengambilan sumpah dilaksanakan oleh Kepala Pengadilan Tinggi Riau Yohanes Ether SH M Hum serta disaksikan Gubernur Provinsi Kepri HM Sani bersama Wakil Gubernur Provinsi Kepri HM Soerya Respationo.

Sewaktu pelantikan berjalan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Indonesia (JARI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa pada pelantikan Ketua dan Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (28/10) pukul 10.00 WIB.

Koordinator lapangan dalam aksi, Juandi menegaskan menolak dilantiknya Jumaga Nadeak menjadi Ketua DPRD Kepri. Selain itu, ia dan belasan mahasiswa lainnya meminta Ketua DPRD Kepri harus putra Melayu asal Kepri.

“Kami menginginkan pimpinan partai baik itu DPD atau DPP agar meninjau kembali Jumaga Nadeak ditunjuk sebagai Ketua DPRD Kepri, apakah sesuai dengan keinginan masyarakat Melayu Kepri. Dan kami menginginkan agar LAM ikut andil dalam penolakan ini karena LAM sebagai lembaga tertinggi di tanah Melayu. Jika LAM tidak mengambil serta, maka bubarkan LAM,” teriak Juandi dalam orasinya.

Pantauan di lapangan, sejumah mahasiswa yang mencoba menerobos blokade penjaga keamanan akhirnya diamankan. Selain itu, hingga acara selesai mahasiswa juga masih bertahan, namun hingga pukul 13.00 WIB membubarkan diri.

Sementara itu, suasana pelantikan di dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kepri berlangsung khidmat. Ketua DPRD Kepri sementara Tawarich yang membuka paripurna mengatakan sesuai SK Mendagri yang ditetapkan 9 Oktober 2014 lalu, bahwa Jumaga Nadeak sebagai Ketua DPRD Kepri.

Kemudian yang ditetapkan sebagai Wakil Ketua I,II dan III DPRD Kepri, yakni Partai Golongan Karya (Golkar) yang memperoleh suara terbanyak kedua mengusulkan Rizki Faisal SE. Selanjutnya Partai Demokrat mengusulkan Apri Sujadi S.Sos dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengusulkan dr Asiregar SpOG.

Empat unsur pimpinan periode 2014-2019 tersebut, diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Riau, Yohannes Ether Binti SH, MHum.

Dalam kesempatan tersebut, Jumaga Nadeak menyampaikan, ke depan bersama-sama membangun Provinsi Kepri dengan araha kemaritiman.

“Hal tersebut, serupa dengan visi misi Presiden terpilih Jokowi-JK yang merupakan memajukan Kemaritiman di Indonesia dengan rencana tol lautnya ke depan,” pungkas Jumaga. (hk)