Jumlah Hewan Qurban di Kecamatan Singkep Turun Setiap Tahunnya

oleh

LINGGA (SK) — Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah, atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Hari Raya Qurban, dari pantauan disejumlah Masjid dan Surau yang ada di Kecamatan Singkep, hewan qurban ditiap-tiap Masjid dan Surau mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya, hal ini mungkin dikarenakan permasalahan ekonomi yang melanda Kabupaten Lingga, sehingga diberbagai sektor mengalami penurunan, termasuk penyembelihan hewan qurban di Masjid dan Surau.

Masjid Az-Zulfa, merupakan Masjid terbesar yang ada di Kecamatan Singkep, pada tahun-tahun sebelumnya Masjid ini biasanya menyembelih 8-10 ekor Lembu bahkan, pernah juga hingga belasan ekor, namun, pada tahun ini mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Masjid yang sering di sebut masyarakat Dabo Singkep dengan sebutan Masjid Besar, pada Tahun 2015 ini, hanya menyembelih hewan qurban, 3 ekor lembu dan 1 ekor kambing, yang akan dibagikan kepada 130 orang yang berhak menerimanya, dan lembu tersebut merupakan, dari 2 keluarga yang berqurban di Masjid ini, dan 1 ekor lagi sumbangan dari Partai Golkar,” ucap Agustiar, salah seorang Panitia Qurban Masjid Az-Zulfa, kepada Sijori Kepri, Kamis (24/9/2015).

Untuk Masjid Al-Huda Sungai lumpur, pada tahun ini hanya menyembelih 2 ekor lembu sebagai hewan qurban, daging lembu ini akan dibagikan kepada 75 orang, pada tahun sebelumnya Masjid Al-Huda menyembelih 5-6 ekor Lembu.

“Untuk hewan qurban, Masjid Al-Huda mengadakan sistem arisan, yang tiap-tiap kelompoknya terdiri dari 7 orang, memang pada tahun ini kita sedikit terlambat dalam membentuk panitia hewan qurban, kami hanya mempunyai waktu 2 bulan, tapi kita patut bersyukur meski hanya 2 ekor, kita tetap dapat melaksanakan qurban, kita berharap ditahun depan kita dapat mempersiapkannya lebih baik lagi,” terang Abd Gani, panitia hewan qurban Masjid Al-Huda, Disela-sela kegiatan penyembelihan hewan qurban, Kamis (24/9/2015).

BACA JUGA  Agung Serahkan Hewan Kurban Ke Beberapa Masjid

Untuk Masjid Al-falah Pasir Putih, Tajun, juga mengalami penerunan penyembelihan hewan qurban, yakni, 5 ekor lembu, 1 ekor diantaranya dari hasil arisan, sementara 4 ekor lain merupakan sumbangan pribadi.

“Untuk tahun ini, dalam penyembelihan hewan qurban kita juga mengalami penurunan, pada tahun-tahun sebelumnya kita biasanya menyembelih hewan qurban 6-7 ekor lembu, dan daging hewan qurban ini akan kita bagikan kepada 450 orang yang berhak menerimanya,” ucap Zul, salah seorang panitia hewan qurban Masjid Al-Falah.

Sementara itu, Masjid Al-Aula, Dabo Kota, tahun ini menyembelih 5 ekor lembu sebagai hewan qurban, di Masjid ini penyembelihan hewan qurban masih stabil seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kita juga untuk penyembelihan hewan qurban juga dengan sistem arisan, daging qurban ini akan kita bagikan kepada 100 lebih orang penerima,” ujar Robi, seorang Panitia Masjid Al-Aula.

Masjid Sirajul Huda, Telex, penyembelihan hewan qurban juga tidak tidak mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya, yakni 6 ekor lembu.

“Kita di Masjid Sirajul Huda, masih stabil seperti tahun sebelumnya, dan kita tidak menggunakan sistem risan, hewan qurban ini dari keluarga pribadi, dan daging hewan qurban ini akan kita bagikan kepada 260 orang penerima,” kata Giri, Panitia hewan qurban Masjid Sirajul Huda, Telex.

BACA JUGA  Musrenbang Kecamatan Singkep

Untuk Masjid Al-Mubarak, Bukit Kabung tahun ini menyembelih 5 ekor lembu, jumlah ini naik dari tahun sebelumnya, di Masjid Al-Mubarak biasanya menyembelih 3 ekor hewan qurban.

“Kami juga menggunakan sistem arisan untuk hewan qurban, untuk tahun ini penyembelihan hewan qurban, naik dari tahun sebelumnya, dalam membegikan daging hewan qurban kita membaginya secara merata,” ucap Sukarmadi, pantia hewan qurban Masjid Al-Mubarak.

Sementara untuk Surau-surau yang ada di Kecamatan Singkep, dalam penyembelihan hewan qurban ada yang mengalami penurunan namun ada juga yang masih stabil seperti tahun-tahun sebelumnya.

Surau Al-Kautsar, Sungai lumpur, menyembelih 5 ekor lembu, 1 ekor kambing, hewan qurban tersebut merupakan dari sumbangan keluarga pribadi, dibagikan kepada 180 orang yang berhak menerima.

Surau Al Muchtafirin, belakang pasar Dabo, menyembelih 3 ekor lembu, 1 ekor kambing, dibagikan kepada 234 orang yang berhak menerima.

Surau Al-Akhyar, Dabo Lama, menyembelih 2 ekor lembu, 1 ekor kambing, hewan qurban ini melalui arisan ibu-ibu pengajian, dan keluarga, dibagikan setelah mendapat berapa hasil bersih daging lembu, baru dibagikan kepada yang berhak menerima.

Surau Al-A’la Bukit Kapitan, atas, 1 ekor lembu, dan 2 ekor Kambing, melalui sistem arisan, dibagikan kepada 130 orang yang berhak menerima.

Surau An-Nur, Bukit Kapitan, bawah, menyembelih 3 ekor lembu, 1 ekor lembu melalui arisan, dan 2 ekor melalui keluarga pribadi, dan akan dibagikan kepada 100 orang yang berhak menerima.

BACA JUGA  Niat Pergi Berurut, Warga Dabo Lama “MALAH KENA JAMBRET”

Surau Al-Ikhwan, Bukit Timah, menyembelih 3 ekor lembu, 1 kambing, hewan qurban sumbangan dari keluarga pribadi, akan dibagikan kepada 85 orang yang berhak menerima.

Surau Miftahul Jannah, Setajam, menyembelih 3 ekor lembu, hewan qurban juga melalui keluarga pribadi, dibagikan kepada 225 orang yang berhak menerima.

Surau Nurul Hidayah, Setajam, perumahan murah, menyembelih 2 ekor lembu, 1 ekor hewan qurban dari hasil arisan, dan 1 ekor dari keluarga pribadi, dibagikan kepada 100 orang kepada yang berhak menerima.

Surau Siratul Jannah, Bandara, menyembelih 1 ekor lembu dan 1 ekor kambing, hewan qurban, juga dari sistem arisan, dibagikan kepada 54 orang yang berhak menerima.

Surau Babul Ihklas. Sekop darat, menyembelih 4 ekor lembu dan 3 ekor kambing, hewan qurban dari keluarga pribadi, dibagikan kepada 80 orang yang berhak menerima. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Hewan Qurban di Kecamatan Singkep Mengalami Penurunan (Photo : Puspandito)
Hewan Qurban di Kecamatan Singkep Mengalami Penurunan
(Photo : Puspandito)
Hewan Qurban di Kecamatan Singkep Mengalami Penurunan<br/> (Photo : Puspandito)
Hewan Qurban di Kecamatan Singkep Mengalami Penurunan
(Photo : Puspandito)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.