,

Kadis Kominfo Kepri Jadi Narasumber Dampak Negatif Penggunaan Smartphone Saat Berkendara, Data Polda Kepri 540 Kasus Kecelakaan Terjadi

oleh
Kadis Kominfo Kepri, Hasan, menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) Dirlantas Polda Kepri. (Foto : Ist)

Batam, Sijori Kepri — Berdasarkan data dari Polda Kepri, terdapat 540 kasus kecelakaan lalulintas darat di Kepri pada tahun 2021.

Sementara berdasarkan perolehan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau terdapat 1.073.710 unit kendaraan bermotor dan berdasarkan DataIndonesia.id terdapat 103.645 kasus kecelakaan lalu lintas darat.

Berdasarkan data tersebut, merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan adalah beralihnya fokus pengemudi pada saat mengendarai kendaraan karena menggunakan smartphone saat mengemudi, menjadi salah satu dampak negatif penggunaan teknologi yang tidak tepat saat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau (Kadis Kominfo Kepri), Hasan S.sos, mengatakan, dampak negatif pada penggunaan smartphone dan media sosial merupakan permasalahan yang komprehensif dan harus ditangani secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat.

“Tak hanya soal informasi-informasi hoax, saat ini dampak negatif dari smartphone sangat luas. Kebiasaan pengguna teknologi digital yang tidak tepat menimbulkan banyak aspek negatif lainnya, bahkan disektor kecelakaan lalu lintas. Hal ini harus tangani secara bersama-sama,” kata Hasan, saat menjadi Narasumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkolaborasi bersama Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Dirlantas Polda) Kepri, di Hotel Best Western Panbil, Batam, Senin, 25 Juli 2022, guna memberikan pemahaman terkait dampak smartphone yang tidak digunakan secara bijak.

Menanggapi hal tersebut, Kadiskominfo Hasan menghimbau dan menegaskan kepada masyarakat untuk tidak lagi mengoperasikan smartphone pada saat berkendara.

“Bijaklah dalam menggunakan teknologi smartphone, karena hal yang tidak diinginkan dapat terjadi kapanpun dan dimana saja, waspada dan tetap berkonsentrasi pada saat berkendara. Pesan saya, ingatlah keluarga di rumah sedang menunggu kepulangan kita,” pesan Hasan.

Kadiskominfo Hasan menambahkan, sebagai bukti peran Pemerintah sebagai pelayan publik dan terealisasinya pelayanan masyarakat dalam era transisi pandemi menjadi endemi.

Dinas Kominfo Kepri, lanjut Hasan, akan hadir menjadi pelopor dalam melakukan himbauan kepada masyarakat.

“Kami akan hadir dalam memberikan himbauan, edukasi, dan sosialisasi dalam bentuk tulisan, info grafis, dan video grafis, yang nantinya akan kita publikasikan melalui media Diskominfo dan sarana Videotron milik Diskominfo yang tersebar di beberapa titik,” pungkasnya.

Adapun tema FGD yakni, Strategi Stakeholder Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna menjamin terlaksananya pelayanan masyarakat pada Era Transisi Pandemi menuju Endemi tahun 2022. (mit)