, ,

Kapal Asal Karimun Dibakar di Tambelan, 12 Kru Dipaksa Turun

oleh
Kapal Nelayan, KM Harapan Jaya I, dibakar warga, di perairan Desa Kampung Melayu, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Bintan — Kapal Nelayan, KM Harapan Jaya I, dibakar warga, di perairan Desa Kampung Melayu, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kamis, (2/4/2020) siang. Sebelum dibakar, Nahkoda dan 11 Anak Buah kapal (ABK) dipaksa turun. Mereka langsung diamankan.

Kapal naas berbobot 25 GT ini, sebelumnya bertolak dari Kabupaten Karimun. Ketika menjalankan aktivitas pencarian ikan jenis Cumi, tiba-tiba didatangi puluhan warga Tambelan. Tidak berlama-lama, warga langsung minta seluruh kru turun dari kapal. Dan, kejadian pembakaran pun terjadi. Kobaran api sangat cepat membakar seluruh bodi kapal. Api padam setelah kapal hangus.

Camat Tambelan, Kabupaten Bintan, Hasan Basri, diminta keterangan membenarkan kejadian ini. ”Benar, ada kapal Nelayan dari Karimun dibakar di Tambelan. Kapal tidak bisa diselamatkan, karena api cepat menjalar ke seluruh bodi kapal,” ujar Hasan Basri.

Hasan mengatakan, penyebab insiden ini, karena warga, khususnya nelayan Tambelan, kesal dengan ulah kapal tersebut, yang melakukan aktivitas pencarian ikan di wilayah mereka. Dalam beraktivitas, kapal ini juga diduga merusak rompong nelayan kecil setempat.

Sebenarnya, kejadian ini, telah berulang kali dilakukan kapal-kapal luar Tambelan. Warga pun telah mengingatkan, agar aktivitas pencarian jangan terlalu dekat dengan perairan Tambelan.

Sekitar September 2018, masyarakat nelayan Tambelan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tambelan, telah menjalin kesepakatan dengan nelayan luar Tambelan.

Salah satu butir kesepakatan, nelayan luar Tambelan, dilarang melakukan aktivitas pencarian ikan, minimal 20 mil dari bibir pantai Tambelan. Kesepakatan ini turut disaksikan Kapolsek Tambelan dan pihak terkait lainnya.

Dan, apabila suatu saat terjadi, ada Nelayan luar melakukan penangkapan ikan di dalam batas 20 mil dari bibir pantai Tambelan, kapal yang bersangkutan akan ditenggelamkan.

”KM Harapan Jaya I, ternyata melakukan aktivitas pencarian di dalam 20 mil. Warga langsung marah. Dan, terjadilah insiden pembakaran ini,” kata Hasan Basri.

Sebagai aparatur kecamatan, Hasan mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Seharusnya kejadian bisa dicegah jika warga menahan emosi.

”Kita sayangkan kejadian ini. Seharusnya, sebelum kejadian, warga melakukan musyawarah dulu. Tidak langsung mengambil keputusan melakukan pembakaran,” kata Hasan Basri.

Terkait Nahkoda dan 11 ABK kapal, Hasan menambahkan, 12 orang telah dipulangkan ke daerah asal, Kabupaten Karimun. Sedangkan dua orang lagi, masih tetap bertahan di Tambelan, karena sedang sakit dan terpaksa menjalani perawatan medis di Tambelan. (Wak Obet)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]