Kapal Hilang di Perairan Bintan Masih Misterius

oleh

BINTAN (SK) — Kapal Motor (KM) Kelong Jaya 2 dengan kapasitas mesin sebesar 18 Groston (GT) yang berfungsi sebagai kapal pengangkut barang atau cargo, di perkirakan hilang sejak Minggu (5/10) kemarin sampai sekarang belum ditemukan.

Kapal yang diduga bermuatan sembako dan material bangunan itu hilang secara misterius di perairan utara Mapur Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan. Kapal dengan rute perjalanan dari Tanjungpinang menuju Letung itu hilang ditengah lautan perairan Mapur.

Menurut Sidik pemilik kapal KM Kelong Jaya 2 menuturkan, kapalnya berangkat dari Tanjungpinang hendak menuju Letung pada tanggal 2 Oktober 2014 kemarin. Namun pada saat itu lanjutnya, kapalnya itu mengalami kerusakan pada bagian mesin sehingga menyebabkan kapal tersebut harus berhenti ditengah lautan.

BACA JUGA :  Bupati Bintan Prioritaskan “TIGA BIDANG TENAGA KERJA”

Lebih lanjut Sidik menjelaskan, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) kapal diperintahkan oleh Asan selaku nahkoda kapal untuk mencari bantuan ke daerah Kijang Kecamatan Bintan Timur.

“Kapal berangkat dari Tanjungpinang pada tanggal 2 Oktober sekitar pukul 10.00 WIB, diperkirakan kapal menempuh perjalan selama 24 jam untuk sampai ke Pulau Letung. Sekitar pukul 16.00 WIB KM.Kelong Jaya-2 mengalami kerusakan mesin pada posisi 18 mill utara pulau Mapur.

Pada tanggal 4 Oktober sekitar pukul 16.30 WIB Asan (Nahkoda Kapal) memerintahkan Yahya (Kepala Kamar Masin/KKM) untuk mencari bantuan ke Kijang menggunakan kapal nelayan dengan menumpang kapal motor nelayan yang pulang memancing.

Sekitar pukul 20.00 WIB Yahya (KKM) tiba di Kijang dan pada 5 Oktober 2014 sekitar pukul 09.00 WIB, Yahya berangkat dari Kijang, kembali ke lokasi KMP Kelong Jaya-2. Sekitar pukul 13.00 WIB sampai, namu KM Kelong Jaya-2 sudah tidak berada di lokasi,” tuturnya.

BACA JUGA :  DPMD Bintan Gelar Pelatihan “MANAJEMEN BUMDes”

Setelah dilakukan pencarian diseputaran lokasi lanjut dia, kapal tidak juga ditemukan, akhirnya di putuskan untuk kembali ke Kijang. Pada tanggal 6 Oktober Khairul (pengurus KM Kelong Jaya-2) berkoordinasi dengan Wing Udara-2/TNI AL untuk melakukan pencarian menggunakan Hellikopter.

Setelah dilakukan pencarian ke titik kapal hilang dan sekitarnya kapal tidak juga ditemukan. Kemudian, pada tanggal 7 Oktober sekitar pukul 12.16 WIB, Sidik (pemilik Kapal), Yahya (KKM KM Kelong Jaya-2) dan Khairul berangkat ke lokasi untuk melakukan pencarian melalui laut, namun belum juga ditemukan. (hk/SK-001)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.