,

Kapal KLM Firman Jaya Bersama 5 Crew Tenggelam di Perairan Karimun

oleh
Kapal KLM Firman Jaya Tenggelam bersama 5 orang Crew yang sedang melaksanakan pelayaran dari Sungai Guntung menuju Batu Pahat, Johor, Malaysia. (Foto : Basarnas)

Sijori Kepri, Karimun — Kapal KLM Firman Jaya bersama 5 (lima) orang Crew yang sedang melaksanakan pelayaran dari Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menuju Batu Pahat, Johor, Malaysia, tenggelam di Perairan Tanjung Balai Karimun, Rabu, (10/11/2021).  

Kepala Kantor BASARNAS Tanjung Pinang, Slamet Riyadi, membenarkan Operasi SAR Kecelakaan Kapal (Medevac) Kapal KLM Firman Jaya, dengan perkiraan kecelakaan di perairan Tanjung Balai Karimun pada Koordinat 0°59’24.24″U 103°27’43.91″T.  

“Kapal KLM Firman Jaya sedang melaksanakan pelayaran dari Sungai Guntung ke Batu Pahat. Dikarenakan cuaca yang kurang baik, diduga Kapal terkena badai, sehingga kapal yang bermuatan 180 Kelapa mengalami tenggelam,” kata Slamet Riyadi, Rabu, (10/11/2021).  

BACA JUGA  ABK Kapal KLM Zaqiah Diduga Ikut Tenggelam Bersama ABK Kapal KLM Tirta Mulia GT 142

Disampaikan lagi oleh Slamet Riyadi, Kantor SAR Tanjung Pinang menerima informasi kecelakaan kapal ini dari Kapten Kapal SPOB Tirta Samudra XX, Mei Heriyanto, bahwa Kapal SPOB Tirta Samudra XX telah menyelamatkan 5 (lima) orang Crew Kapal KLM Firman Jaya di perairan Selat Malaka, pada koordinat 01°19.592 U 103° 03.854 T dalam keadaan selamat.  

Kemudian, Kantor SAR Tanjung Pinang kembali berkoordinasi dengan Kapten Kapal SPOB Tirta Samudra XX, Mei Heriyanto, akan dilaksanakannya Medevac terhadap 5 (lima) orang Crew Kapal KLM Firman Jaya di Perairan Karimun pada koordinat 1 00.00 N 103 31.500 E.

“Selanjutnya, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun melaksanakan koordinasi bersama Potensi SAR, bahwa akan melaksanakan Medevac terhadap 5 (lima) orang Crew di perairan Karimun pada koordinat 1 00.00 N 103 31.500 E menggunakan SB (Speed Boat) milik KSOP Tanjung Balai Karimun,” ujar Riyadi.  

Pada pukul 15.00 WIB, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun bersama Tim SAR Gabungan bergerak ke Perairan Karimun pada Koordinat 1 00.00 N 103 31.500 E menggunakan Speed Boat milik KSOP Tanjung Balai Karimun dan Speed Boat milik Polair.  

BACA JUGA  H+7 Pencarian Arfa Sona Dihentikan Basarnas dan Tim SAR Gabungan

Kemudian pada pukul 17.30 WIB, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun bersama Tim SAR Gabungan tiba di perairan Karimun pada Koordinat 1 00.00 N 103 31.500 E dan langsung melaksanakan Medevac 5 (lima) orang Crew Kapal KLM Firman Jaya dalam keadaan selamat.  

“Selanjutnya korban di evakuasi ke Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan,” ungkap Slamet Riyadi.

Dengan telah ditemukannya korban, lanjut Slamet Riyadi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup, seluruh unsur kembali ke pangkalannya masing-masing.  

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pelaksanaan Medevac antara lain, KanSAR Tanjung Pinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, TNI, POLRI, dan KSOP Tanjung Balai Karimun.  

“Dalam proses Medevac, unsur SAR Gabungan menggunakan Speed Boat KPLP Karimun, Speed Boat Polair, Palkom, Palmedis/Evakuasi, dan Pakaian Covid-19,” tutupnya.  (R Rich)

No More Posts Available.

No more pages to load.