Kapolda Riau : Selama 7 Bulan Diamanahkan, Lebih dari 400 Kg Narkoba Jenis Sabu Berhasil Disita

oleh
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, bersama 3 orang Tersangka Narkotika jenis Sabu. (Foto : Ist)

Bengkalis, Sijori Kepri — Polda Riau kembali berhasil mengungkap kasus narkotika. Kali ini, barang bukti yang berhasil disita berjumlah 40 Kg Narkotika jenis Sabu, dengan 3 (tiga) orang tersangka.

2 (dua) orang tersangka diantaranya, ditangkap di Kabupaten Bengkalis. Sementara 1 (satu) tersangka lagi, ditangkap di  Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, mengatakan, salah seorang tersangka berinisial RS, bertugas mengambil barang langsung ke Malaysia.

Polisi kemudian melakukan penelusuran dengan cara introgasi dan juga analisa alat komunikasi yang digunakan tersangka.

“Kita memetakan jaringan yang ada di luar sana. Mudah-mudahan kita bisa segera tangkap bandarnya,” kata Iqbal, didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dan Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Yos Guntur, dan Bupati Bengkalis, Kasmarni, di Polsek Mandau, Selasa, 6 September 2022.

BACA JUGA :  Curi Uang Rp 47.6 Juta, 3 ABG Ditangkap di Batam

Dikatakan Iqbal, ini merupakan pengungkapan kesekian kalinya selama kurang lebih 7 (tujuh) bulan diamanahi sebagai pimpinan Koprs Bhayangkara Bumi Lancang Kuning. 

Dimana total barang bukti yang disita khususnya narkotika jenis Sabu, jumlahnya sudah mencapai hampir setengah ton.

“Ahamdulillah selama 7 (tujuh) bulan saya diamanahkan sebagai Kapolda Riau, lebih dari 400 kg Narkoba jenis Sabu berhasil disita sebagai barang bukti. Puluhan tersangka sudah disidangkan. Ini menunjukkan keseriusan aparat di dalam pengungkapan dan pemberantasan narkoba yang ada di Riau,” jelasnya.

Menurut Iqbal, dalam upaya memberantas barang haram, aparat tidak bisa bekerja sendiri. Melainkan harus ada kerja sama dan kolaborasi dengan stake holder lainnya.

Seperti pemerintah daerah, TNI, pemuka agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

BACA JUGA :  Polsek Sei Beduk Laksanakan Vaksin Covid-19 Dengan 3 Jenis Vaksin

Tak hanya kerjasama antar unsur di Riau saja, bahkan dipaparkan mantan Kadiv Humas Polri itu, Polda Riau juga menjalin kerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia dalam upaya mencegah peredaran narkoba.

Karena sebagaimana diketahui, sebagian besar narkoba yang masuk ke Indonesia lewat Riau, berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

“Kita terus memaksimalkan upaya pemberantasan narkoba dari hulu sampai ke hilir,” pungkasnya. (Luk)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.