Kasus Pelecehan Seksual di Bintan Meningkat

oleh

– Anak Pelaku Kejahatan Tetap Dihukum.

BINTAN (SK) — Kasus kenakalan remaja diwilayah Kabupaten Bintan yang terus menunjukkan trend peningkatan, memang menjadi masalah besar yang masih belum bisa diselesaikan bagi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Bintan.

Kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, serta HIV/AIDS memang mayoritas didominasi oleh anak-anak yang masih dibawah umur. Kepala BPMP-KB Bintan, Kartini menjelaskan, anak yang menjadi pelaku kejahatan tak lantas dijadikan alasan untuk bebas dari jeratan proses hukum.

“Anak yang menjadi pelaku kejahatan tetap akan dihukum, akan tetapi haknya seperti pendidikan dan kesehatan tetap harus dipenuhi selama menjalani proses hukum,” tegas Kartini dijumpai di Bintan, Kamis (26/03/2015).

Peningkatan kenakalan remaja terutama pelecehan seksual dari tahun 2013 hingga 2014 mengalami peningkatan hampir 200 persen. Hal ini tentu saja, menjadi perhatian khusus pihak BPMP-KB Bintan untuk lebih intensif dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Untuk jumlah kasus yang terjadi selama 2014 saja ada 30 kasus kenakalan remaja yang mayoritas persoalan seks bebas. Angka itu meningkat dua kali lipat dari tahun 2013 silam,” sebutnya lagi.

BACA JUGA  Mantan Ajudan Sekda Lingga Divonis 16 Bulan

Untuk itu, pihak BMPM-KB Bintan dalam hal ini terus melakukan upaya dengan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta membentuk konseling disetiap sekolah yang ada di Bintan dan membentuk kelompok bina keluarga remaja.

Kartini optimis jika kedepannya nanti, persoalan kenakalan remaja di Bintan akan berkurang jika semua upaya yang dilakukan bisa berjalan secara optimal.

“Upaya ini memang belum maksimal, akan tetapi kita tetap upayakan untuk meminimalisir persoalan kenakalan remaja terutama seks bebas itu,” ujar Kartini.

Selain itu juga, Kartini mengingatkan, kepada masyrakat terutama anak-anak remaja yang ada di Bintan untuk dapat memperhatikan rencana pendidikan, pekerjaan serta rencana untuk berumah tangga dimasa yang akan datang.

“Bila semuanya bisa direncanakan secara baik, Insya Allah masa depan anak-anak di Bintan juga akan baik, ini perlu dukungan dan pengawasan semua pihak termasuk pengawasan dari pihak keluarga. Semua ini demi kebaikan kita bersama, dalam menjaga generasi muda khususnya di Bintan,” timpalnya. (SK-DER)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.