Kasus Pengrusakan Hutan Lindung Sei Jago Bintan Mulai Disidang

oleh
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan, Sigit Prabowo. (Foto : FB/Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Kasus Pengrusakan Hutan Lindung Sei Jago Bintan Mulai Disidang

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Dugaan kasus pengrusakan Hutan Lindung yang terjadi di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, mulai disidang Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bintan.

Kasus ini, menetapkan dua tersangka, berinisial ES dan E. Dalam proses penyidikan, dua pelaku secara sengaja telah membabat hutan lindung, untuk pembuatan jalan sepanjang lebih kurang 4.5 km dengan memakai alat berat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan, Sigit Prabowo, mengatakan, untuk tahap awal sidang, hakim akan melakukan Pemeriksaan Setempat (PS), di lokasi yang digarap dua pelaku.

”Kita akan proses secara tuntas kasus ini. Sidang awal, kita akan melakukan sidang Pemeriksaan Setempat,” kata Sigit Prabowo.

Sidang pemeriksaan setempat ini, lanjutnya, rencana dilaksanakan Kamis, (02/05/2019). Tim Kejari, katanya, akan turun ke lokasi Hutan Lindung Desa Lancang Kuning dengan menghadirkan Majelis Hakim, Panitera Pengganti, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Terdakwa, Penasehat Hukum, Penyidik, serta Ahli Kehutanan.

BACA JUGA  Johan, Tamatan SMK, Berpenghasilan Rp 45 Juta Sebulan

Sigit menyampaikan bahwa, pelaku didakwa pasal 92 ayat (1) huruf a atau 92 ayat (1) huruf b atau pasal 94 ayat (1) huruf b UU Nomor 18 tahun 2013. Dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun, maksimal 10 tahun. (Wak Tar)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.