, ,

Kasus Penipuan di Karimun, Polisi Jangan Asal Tangkap

oleh
Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri, Datok Panglima, Azman Zainal SH. (Foto : Taufik)

Sijori Kepri, Karimun – Kasus Penipuan senilai Rp 320,000,000,- terjadi di Karimun. Polisi hendaknya profesional, dan jangan main asal tangkap saja.

Kasus ini menimpa suami Weni, warga Perum Bella Vista, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, tidak terima suaminya yang bernama Al Falah (36) dijadikan tersangka kasus penipuan. Ia menolak perpanjang tahanan karena tidak sesuai dengan Prosedur. Ia akan mengupayakan langkah Praperadilan di Pengadilan Negeri Karimun.

“Al Falah tidak tahu apa yang Muhammad Fariz (terlapor), Cece Ance Sofian (pelapor) dan Fahrul Razi (saksi) bisniskan, posisi suami saya sebagai Sopir. Kemudian surat perpanjangan penahanan diberikan oleh Satreskrim Polres Karimun kepada warga yang tidak tahu permasalahan. Kenapa tidak langsung ke saya sebagai istrinya,” kata Weni, Senin, (26/10/2020).

BACA JUGA  Sat Intelkam Polres Karimun “CIDUK ENAM PENGEDAR NARKOTIKA”

Menurut Weni, suaminya adalah korban, bukan pelaku dan menolak surat perpanjangan Tahanan yang dilakukan Polres Karimun. Kepada awak media ini Weni menunjukan surat laporan Polisi, dalam isinya, yang melaporkan Cece Ance Sofian (37) warga Perum Villa blok 06 No 12A RT/ RW O4/11, Sungai Panas Kota Batam .

Adapun peristiwa yang dilaporkan waktu kejadian, Jumat, (2/10/2020), pukul 16,30 WIB, tempat kejadian Kanwil DJBC Kepri Tanjung Balai Karimun telah terjadi penipuan, terlapor atas nama Muhammad Fariz Al Difar alias Aldi dan Al Falah.

No More Posts Available.

No more pages to load.