Ke Jakarta, Wabup Lingga Dapatkan 28 Tower BTS dari Kominfo

oleh
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, mendatangi Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo), di Jakarta dan berhasil mendapatkan bantuan 28 Tower BTS yang akan dibangun di Kabupaten Lingga. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Jakarta — Untuk mengatasi permasalahan Blank Spot atau susah signal telekomunikasi dan internet di wilayah Kabupaten Lingga yang tidak kunjung selesai hingga saat ini, Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, mendatangi Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo), di Jakarta dan berhasil mendapatkan bantuan 28 tower Base Transceiver Station (BTS) yang akan dibangun di Kabupaten Lingga.

“Ditengah kemajuan teknologi yang semakin pesat ini, tentu kita tidak ingin kabupaten kita terus terbelakang dan kesulitan mengakses jaringan telekomunikasi dan internet, sehingga kemarin alhamdulillah mendapat respon positif dari Kemenkominfo,” kata Neko kepada media, beberapa waktu yang lalu.

Dalam pertemuan di kantor Direktorat Telekomunikasi dan Informatika Kemenkominfo tersebut, Neko bertemu dengan koordinator jaringan Dirjen TI Kominfo, Adit, dan mendapat beberapa penjelasan soal kondisi Blank spot di Kabupaten Lingga.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Lingga : Pedagang Diharapkan “JAGA KEBERSIHAN”

“Intinya kita ingin permasalahan signal ini dapat terpenuhi secepatnya, kalau bisa tahun depan semua wilayah di Lingga tidak ada lagi kendala signal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator jaringan Dirjen TI, Adit, saat ditemui Wakil Bupati Lingga mengatakan, saat ini pihaknya sudah memberikan kesempatan ke beberapa pengusaha provider yang ada di Kabupaten Lingga, yaitu XL, Indosat dan Telkomsel untuk melakukan survey pemetaan pembangunan tower di beberapa titik di Kabupaten Lingga.

“Jika nanti tiga operator tersebut terkendala, dan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan disana karena kondisi sulitnya medan, maka kita akan ambil alih dan akan kita bangun Telkomsel Bakti, yang akan mengcover daerah-daerah yang tidak terjangkau operator,” ujarnya. 

BACA JUGA :  Gerakan Pramuka Lingga "SIAPKAN PROGRAM KERJA TAHUN 2018"

Dengan adanya pembangunan Telkomsel Bakti ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan jaringan telekomunikasi di setiap wilayah desa yang ada di Kabupaten Lingga. 

Dengan jargon ‘Sambungkan Senyuman’ Telkomsel Bakti ini sudah menyelesaikan pembangunan 2.750 Base Transceiver Station Universal Service Obligation (BTS USO) di beberapa wilayah di Indonesia. (Rid)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.