Kejari Karimun Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada Penambahan Tersangka Baru

oleh
Kasi Pidsus, Kejari Karimun, Adriansyah SH, dan Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono SH SIK. (Foto : Taufik)

Sijori Kepri, Karimun — Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Karimun telah melimpahkan berkas dugaan kasus tindak pidana korupsi terhadap kegiatan Belanja Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif, Sekretariat DPRD Karimun Tahun Anggaran 2016, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Karimun, Adriansyah, ditemui di ruang kerja, Kamis, (23/7/2020), mengatakan, tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru.

”Untuk tersangka baru atau penambahan tersangka baru, untuk saat ini belum ada, karena berdasarkan berkas perkara. Tapi kita tidak menutup kemungkinan jika dipersidangan dapat fakta-fakta baru. Maka, kita tindaklanjuti kemudian,” tegas Adriansyah.

Setakat ini, untuk tersangkanya baru dua orang, yakni mantan Bendahara Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Karimun, Boy Zulfikar alias BZ, Mantan Sekretaris DPRD Karimun, Usman Ahmad alias UA. Dua tersangka, telah ditahan di sel tahanan Mapolres Karimun.

Mantan Ketua DPRD Karimun Juga Angkat Bicara

 

No More Posts Available.

No more pages to load.