Kejari Tanjungpinang Terima SPDP Oknum PNS Narkoba

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima Surat Pemberitahuan dimulainya Penyelidikan (SPDP) terhadap Raja Viki alias Vk, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Tanjungpinang, sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan narkotika golongan I jenis Shabu dari Penyidik Sat Narkoba Polres Tanjungpinang, Kamis (26/03/2015).

Bersamaan SPDP tersangka oknum PNS bertugas di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemko Tanjungpinang, Kejari Tanjungpinang juga menerima SPDP atas inisial Ud tersangka lainnya yang ditangkap tim khusus Satnarkoba, bersama tiga orang rekannya, Fo, Ad termasuk TN, anak seorang pengusaha yang cukup dikenal di daerah ini.

“Kita baru saja menerima SPDP atas nama lima tersangka, termasuk oknum PNS tersebut dari tim penyidik Satnarkoba Polres Tanjungpinang,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ricky Setiawan SH MH, saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya kemaren.

Menurut Ricky, susuai aturan perundangan yang berlaku, penyerehan SPDP atas nama tersangka dari penyidik kepolisian, memang secepatnya harus dikirimkan kepihak kejaksaan, setelah melalui proses penyelidikan yang dinilai sudah cukup layak untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

BACA JUGA  5 Tersangka 107 Kg Narkotika Diringkus di Batam

“Prinsipinya, SPDP tersebut merupakan sebagai sarat pemberitahuan dari pihak kepolisian terhadap para tersangka yang telah ditetapkan,” ucap Ricky.

Terpisah, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Abdul Rahman Sik, juga membernarkan atas pengiriman SPDP dari lima tersangka dugaan kasus narkoba tersebut kepihak Kejari Tanjungpinang.

Dikatakan, penyelidikan dan penyidikan terhadap lima tersangka, termasuk Vk, oknum PNS tersebut masih terus dilakukan, untuk mendapatkan tersangka lain yang diduga ikut terlibat di dalamnya.

“Proses penyelidikan dugaan kasus narkoba tersebut masih terus berlanjut,” ucap Rahman.

Menyangkut ancaman hukuman termasuk pasal tindak pidana yang dijeratkan kepada masing tersangka, yakni Pasal 114 ayat (1), junto 112 ayat 1. Pasal itu atas nama Vk, Fa dan Ud.

“Sedangkan untuk tersangka Mulyadi dan Toni, dikenakan pasal 114,ayat 1, junto 112 ayat 1, junto 132. Tentang pemberantasan narkoba,” ucap Rahman.

Diterangkan, pengungkapan dugaan kasus narkoba tersebut dilakukan pertama kali terhadap tersangka Vk yang ditangkap Tim Khusus narkoba, di rumahnya, di jalan Ir Sutami, Sukaberenang, kemudian hasil pengembangan didapati 4 tersangka lain yang diduga sebagai jaringan penyalahgunaan barang haram tersebut.

BACA JUGA  Miliki 5 Butir Pil Ekstasi, Seorang Pria Dibekuk di Batu Sembilan

“Selain lima tersangka, kita juga mendapatkan dan mengamankan sejumlah barang bukti (BB), berupa bong sebagai alat shabu, termasuk 1 unit motor dan 1 unit mobil yang sedangkan digunakan oleh beberapa tersangka, saat dilakukan penangkapan,” ucap Rahman.

Dikatakan VK, oknum PNS tersebut ditangkap Tim Khusus Sat Narkoba Polres Tanjungpinang dan BNN, usai membeli tiga paket kecil narkotika golongan I jenis Shabu dari rekannya Ud (swasta).

“Ud juga merupakan tersangka lainnya yang ditangkap tim khusus Satnarkoba, bersama tiga orang rekannya, Fo, Ad termasuk TN, anak seorang pengusaha yang cukup dikenal di daerah ini,” ungkap Rahman.

Disampaikan, pengungkapan jaringan narkoba ini, atas laporan dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba. Awalnya timsus membekuk Vk, oknum PNS yang juga diketahui anak dari MS, mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang, saat berada dirumahnya di kawasan Suka Berenang, Kecamatan Bukit Bestari, Senin (23/03/2015).

Atas pengungkapan tersebut, Tim khusus yang dibentuk Kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap tersangka Ud.

Tidak sampai disitu, hasil pengembangan petugas terhadap jaringan narkoba tersebut, selanjutnya berhasil menangkap tersangka Ad.

BACA JUGA  1 Penumpang Citilink dan 1 Pemilik Narkotika Ditangkap di Batam

Dari tangan Ad, kemudian terus dilakukan pengembangan, dengan menangkap tersangka FO, seorang wiraswasta, serta Tn yang diduga sebagai pengedar barang haram tersebut.

Hasil penimbangan pihak kepolisian, didapati total keseluruhan barang bukti narkotika golongan I jenis Shabu yang diamankan Tim khsusu tersebut dari keseluruhan tersangka seberat 5 gram.

Akibat perbuataanya, kelima tersangka yang diamankan ini dikenakan Pasal 114 jo 112 jo 132 tentang pemberantasan narkoba, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.(SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.