, , , , , , , , , ,

Kembali, Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Amankan 18 Mobil

oleh
Kembali, Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Amankan 18 Mobil 1
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, dan Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, menyampaikan, bahwa Ditreskrimum Polda Kepri, kembali berhasil mengamankan 18 Unit mobil dari pengembangan dugaan kasus Penggelapan oknum perwira Polres Bintan. (Foto : Humas Polda Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 4.5]

Kembali, Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Amankan 18 Mobil
– Dugaan Kasus Penggelapan Oknum Perwira Polres Bintan.

Sijori Kepri, Batam — Tim teknis dari Ditreskrimum Polda Kepri, kembali berhasil amankan 18 Unit mobil. Keberhasilan ini hasil pengembangan dugaan kasus Penggelapan oknum perwira Polres Bintan, berinisial HA.

Dalam keterangan pers, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, dan Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, Senin, (15/6/2020) di Mapolda Kepri, menjelaskan, 18 mobil yang diamankan antara lain Honda Br-V, Honda Brio, Honda Mobilio, Toyota Avanza Veloz, Suzuki Ertiga, Honda Jazz, Nissan Juke dan Mitsubishi Pajero.

”Ini hasil dari pengembangan penyidikan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan yang dilakukan oleh tersangka oknum anggota Polri Inisial HA,” ujar Harry Goldenhardt.

Dari hasil pemeriksaan terhadap HA, diperoleh data bahwa salah satu unit Mobil yang diamankan di Polda Kepri diperoleh dari tersangka Inisial AL. Dan dari pemeriksaan fisik kendaraan tersebut diperoleh data, bahwa unit mobil tersebut berasal dari Pulau Jawa, selanjutnya Tim melakukan pengejaran terhadap Inisial AL dan berhasil mengamankan tersangka pada pada tanggal 2 Juni 2020 di pelabuhan Merak Banten oleh personel Ditreskrimum bersama dengan dukungan dari Polres Cilegon.

Dari pemeriksaan terhadap tersangka AL, diperoleh keterangan, bahwa Tersangka telah membawa beberapa unit mobil dari Pulau Jawa ke Pulau Batam untuk dijual di Pulau Batam. Saat berada di Batam, tersangka dibantu oleh Inisial DN untuk menjalankan aksinya. Sedangkan untuk mobil-mobil tersebut diperoleh dari tersangka JN dan tersangka IW dari Pulau Jawa.

Modus Operandi Pelaku Dalam Menjalankan Aksinya

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner