, , , , ,

Ketua dan Sekwan DPRD Karimun Harus Ikut Bertanggungjawab

oleh -793 views
Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri, Datuk Azman Zainal SH, bersama pengurus LMB Kabupaten Karimun. (Foto : Taufik)
height="100%"

Ketua dan Sekwan DPRD Karimun Harus Ikut Bertanggungjawab
– Temuan SPPD Fiktip DPRD Karimun tahun 2016.

Sijori Kepri, Karimun — Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri, Datuk Azman Zainal SH, yang juga pemuka masyarakat Karimun, menyambut positip Polres Karimun, memastikan akan mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi terhadap kegiatan Belanja Perjalanan Dinas (SPPD) pada Sekretariat DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Tahun Anggaran 2016.

Pasalnya, anggaran yang dipersangkakan bersumber uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. ”Kita sambut positip Polres Karimun, memastikan kasus akan diusut tuntas,” katanya, Minggu, (22/3/2020).

Dalam proses pengungkapan, Datuk Azman Zainal, mengharapkan, bukan pejabat Bendahara saja yang ditetapkan tersangka, melainkan atasan yang bersangkutan. Karena, setiap keputusan yang diambil bawahan, tentu diketahui dan disetujui atasannya, dalam hal ini Sekretaris DPRD Karimun.

”Kita sepenuhnya percaya dan menyerahkan proses pengusutan ke pihak polisi. Namun, sebagai warga awam tentang hukum, kita penasaran, mengapa hanya Bendahara saja yang ditetapkan tersangka. Pejabat Sekretaris DPRD Karimun dan Ketua DPRD Karimun kok tidak?,” kata Datuk Azman Zainal.

Perhatian pria akrab disapa Datuk ini, juga tertuju pasca pejabat Bendahara DPRD Karimun ditetapkan tersangka, mengapa hingga kini yang bersangkutan tidak ditahan. Minimal, jika ada penahanan ada efek jera terhadap perbuatan yang ia lakukan.

”Pejabat Bendahara DPRD Karimun telah ditetapkan tersangka, kok tidak ditahan ya?,” katanya.

LMB Provinsi Kepri, tambah Datuk, berjanji akan mengawal proses pengusutan kasus ini. Apapun hasilnya, warga perlu mengetahuinya. Jika kasus tidak berpeluang disidangkan, minimal polisi mengeluarkan surat SP3.

”Kami katakan hal ini, karena selama ini pengusutan kasusnya terkesan didiamkan. Setelah kami bereaksi, barulah kasus diusut lagi. Kami tidak mempersoalkan kasusnya lanjut atau tidak, tapi kami hanya minta kejelasan. Jika tidak lanjut, minimal ada SP3. Nama baik pejabat yang telah ditetapkan tersangka, harus dibersihkan lagi. Hanya itu permintaan kami,” katanya.

Azman Zainal berharap, Kepolisian dan Kejaksaan bekerja dengan profesional dalam menangani kasus ini, jangan sampai merugikan pihak lain. (Wak Fik)

Click to rate this post!
[Total: 3 Average: 3.7]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400