,

Ketua KPU : Memilih Pemimpin Itu “PENTING”

oleh
Ketua KPU : Memilih Pemimpin Itu “PENTING” 1
Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria SE M.Pd. (Foto : Ist)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ketua KPU : Memilih Pemimpin Itu “PENTING”
– Debat Terbuka Putaran Ke 3 Pilkada Tanjungpinang.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Robby Patria SE M.Pd, mengatakan, bahwa memilih pemimpin itu penting. Hal ini dikatakannya pada saat memberikan kata sambutannya di acara Debat Terbuka putaran Ke 3 atau terakhir Pilkada Kota Tanjungpinang, antara Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1 (Syahrul-Rahma) dan Paslon Nomor Urut 2 (Lis-Maya), yang dilaksanakan di Hotel CK, Tanjungpinang, Jumat, (22/06/2018), malam.

Dikatakannya, masalah memilih pemimpin, Nabi mengajarkan kepada kita semua, kalau tiga orang bepergian keluar kota, atau melakukan safar, maka tunjuklah salah satu diantara tiga itu menjadi pemimpin.

“Begitulah pentingnya dalam memilih pemimpin, maka kami mengimbau kepada warga Kota Tanjungpinang, bahwa siapapun yang terpilih, itu yang terbaik. Maka kita harus datang ramai-ramai memenuhi TPS untuk memilih pemimpin kita,” kata Robby.

Debat terbuka terakhir ini, lanjutnya, mengambil tema Reformasi Birokrasi, karena sangat penting menyangkut pelayanan publik di mayarakat Kota Tanjungpinang. Andainya sistem itu bagus, tapi kalau aparaturnya kurang bagus, maka akan menjadi persoalan yang serius.

“Karena orang sudah berfikir dengan revolusi industri ke empat, jadi semua sudah mengandalkan teknologi. Kalau kita ketinggalan, maka kita akan dilibas habis oleh negara-negara dan daerah-daerah yang sudah maju. Bagaimana kita bisa menarik investasi kalau pelayanan kita tidak maksimal,” ungkapnya.

Juga masalah isu kependudukan tidak kalah penting, dan bagaimana kita melihat visi misi Paslon mengendalikan pertumbuhan penduduk, misalnya, dan menyediakan lapangan kerja yang begitu banyak, dan ini harus dipersiapkan baik-baik oleh masing-masing Paslon.

Dan yang terakhir adalah Reformasi Teknologi. Dimana bagi paslon, siapapun yang menang harus mempersiapkan teknologi sebagai pelayanan utama untuk kepentingan publik, dan itu sangat efisien sekarang.

Kemudian ia menyinggung tentang warga yang seharusnya mendapatkan formulir C-6 (Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara Kepada Pemilih), jika belum mendapatkan, agar segera melapor kepada Kelurahan agar bisa datang ke TPS.

“Kemudian, bagi yang belum mendapatkan C-6, cukup membawa KTP, atau surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018 nanti, dari pulul 07:00 – 13:00,” pungkasnya.

Debat terbuka tersebut, selain dihadiri kedua paslon dan pendukungnya, juga dihadiri para penelis, terdiri dari Prof DR Eko Prasojo, Ibnu Kahfi Bakhtiar ST MSc, DR Selamat Riawanto Surip, Sayed Fauzan Riyadi S.Sos IMAS, dan DR Agung Damar Syakri DEA.

Hadir juga Penjabat Walikota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Maryamah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Silalahi, Kepala Ombustman, Kakankemenag Kota Tanjungpinang, FKPD Kota Tanjungpinang. (Wak Tung)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner