,

Komisi III DPRD Natuna “RESES DI KECAMATAN BUNGURAN TENGAH”

oleh
Komisi III DPRD Natuna “RESES DI KECAMATAN BUNGURAN TENGAH" 1
Komisi III DPRD kabupaten Natuna, saat Reses I, di Kecamatan Bunguran Tengah. (Foto : Bernard Simatupang)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
– Masyarakat Minta Pasar Tradisional Dihidupkan Kembali.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Komisi III DPRD kabupaten Natuna mengadakan Reses I (Pertama), di Kecamatan Bunguran Tengah. Reses ini dipimpin langsung Anggota Komisi 3, Henry FN, dari Fraksi Demokrat, di Gedung Serba Guna, Kecamatan Bunguran Tengah, Kamis (09/03/2017).

Kehadiran Henry, disambut baik Camat Bunguran Tengah, Saidir, SE, didampingi Sekcam Wan Sumarni. Kegiatan ini dihadiri para Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa serta masyarakat Kecamatan Bunguran Tengah.

Dalam kegiatan jaring aspirasi, masyarakat yang hadir sangat antusias dalam menyampaikan aspirasinya. Masyarakat meminta menghidupkan kembali Pasar Tradisional yang selama ini sudah tidak dipungsikan lagi, sudah barang tentu menjadi skala prioritas selain perbaikan infrastruktur jalan, lampu jalan, derainase dan tidak kalah penting sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Kecamatan Bunguran Tengah sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, oleh sebab itu kami meminta kepada Bapak Wakil Rakyat, agar segera mengajukan semua keluhan dan kendala yang kami alami di desa ini,” kata Sulaiman, Kepala Desa Tapau.

Henry, mengatakan Reses ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara anggota DPRD dengan masyarakat, jika biasanya masyarakat dengan DPRD hanya bertatap muka, saat ini dilaksanakan Reses temu konstituen untuk mendengarkan masukan dan aspirasi para warga.

Dalam pertemuan konstituen tersebut Henry, secara gamblang menjelaskan bagaimana tugas dan fungsi anggota DPRD adalah mengawasi seluruh kegiatan pemerintah terkait anggaran dan pelaksanaan kegiatan.

Dalam Reses ini Henry, menambahkan terkait usulan warga nanti akan dibahas di tingkat SKPD, tugas anggota DPRD dalam hal ini bukanlah penentu, apakah usulan dari setiap desa tersebut akan terealisasi.

“namun akan dicocokkan pada tingkat forum SKPD, mana yang akan menjadi prioritas hingga tingkat kabupaten, usulan tersebut akan disampaikan pada mUsrembang dan akan disinkronkan dengan anggaran Pemerintah Daerah,” tutup Henry. (SK-Nard/C)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner