KOMUNA dan JJI Natuna Gelar “SARASEHAN DIALOG KEBANGSAAN”

oleh
KOMUNA dan JJI Natuna Gelar Sarasehan Dialog Kebangsaan. (Foto : Bernard Simatupang)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (BAKESBANGPOL) Natuna, Mukhtar Ahmad, membuka Sarasehan Dialog Kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Komunitas Muda Natuna (KOMUNA) dan Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) Natuna, bertempat di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Selasa, (29/08/2017).

Ketua Panitia kegiatan Sarasehan Dialog Kebangsaan, Riky Rinovsky, mengatakan, perkembangan dunia saat ini begitu pesat diiringi perkembangan teknologi informasi yang terus bergerak dengan cepat mempengaruhi pola pikir manusia. bahkan gaya hidup dalam kehidupan manusia sehari-hari.

“Perkembangan ini juga sangat berpengaruh besar pada generasi muda, terlebih diera globalisasi kita dapat melihat peranan pemuda Indonesia dalam membangun bangsa dinilai sangat kurang,” kata Riky, dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Riky, mengatakan, hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian para pemuda terhadap bangsa, dimana nilai akan rasa nasionalisme dikalangan generasi muda sudah mulai luntur tergerus oleh pesatnya perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi.

Informasi yang berkembang saat ini dimana akses untuk mendapatkan informasi hampir tidak ada halangan menyebabkan generasi muda bangsa kita mudah untuk terpengaruh oleh informasi negative yang bertentangan dengan budaya bangsa.

BACA JUGA :  JJI Natuna dan KOMUNA Gelar Sarasehan “DIALOG KEBANGSAAN”

“Kondisi seperti ini bila kita biarkan akan menggerogoti nasionalisme bangsa kita khususnya nasionalisme generasi muda Indonesia,” ucapnya.

Informasi negative yang dapat mengganggu mental dan moril generasi muda sangat mudah diakses dan sangat berdampak buruk bagi perkembangan generasi muda bangsa.

Oleh sebab itu, melihat perkembangan zaman sangat komplexs para Komunitas Muda Natuna (KOMUNA) bersama Jaringan Jurnalist Indonesia (JJI) Natuna terpangil untuk melaksanakan sarasehan wawasan kebangsaan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Bakesbangpolda) Natuna, Mukhtar Ahmad, menjelaskan, semangat Proklamasi adalah semangat persatuan dan kesatuan yang mutlak dilakukan tanpa terkecuali oleh setiap golongan dan lapisan masyarakat Republik Indonesia.

Mukhtar, berharap dengan kegiatan sarasehan dialog kebagsaan ini dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan global dan sangat strategis untuk melakukan gerakan pengawalan keutuhan NKRI, yang bertemakan, “Dengan Semangat Proklamasi Kita Tingkatkan Rasa Nasionalisme Generasi Bangsa di Perbatasan”.

BACA JUGA :  Ketua FKUB Natuna : Jangan Mudah Terprovokasi “OLEH ISU”

Demikian juga, Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto, mengawali dialognya menyampaikan, bahwa dialog Kebangsaan merupakan sebuah hal yang penting dilakukan oleh negara multi etnis, budaya dan agama seperti Indonesia.

Hal yang sama juga dikatakan Anggota DPRD Natuna, Henry FN, bahwa kebhinnekaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia merupakan suatu kekayaan yang tidak dimiliki bangsa lain. Kemerdekaan diperoleh dari anugash Tuhan Yang Maha Esa dan berkat persatuan dan kesatuan komponen bangsa dari semua suku dan agama yang ada di Indonesia. Tanpa persatuan dan kesatuan dari seluruh komponen bangsa, mustahil kemerdekaan dapat diraih.

Terlepas dari itu, tambah Henry FN, keanekaragaman jika tidak dikordinir dengan baik, justru akan sangat riskan terjadi perpecahan, apalagi dengan masuknya pihak ketiga yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Untuk itu, momen-momen seperti ini perlu digalakkan, agar persatuan dan kesatuan bangsa semakin kuat untuk menangkal segala rencana buruk yang dilancarkan negara-negara luar yang ingin memecah belah Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Natuna : Melihat Kondisi Saat Ini, Kehadiran FPK Sangat Tepat

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta yang melibatkan pelajar tingkat SLTA di Kecemamatan Bunguran Timur.

Narasumber dalam Dialog tersebut diberikan oleh Danlanal Natuna, Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto, Komando Distrik Militer 0318/Natuna yang diwakili Kasdim, Oky Fikriansyah, Kepala Bankesbangpolda Natuna, Mukhtar Ahmad, Kepala Badan Perbatasan Natuna Suherman, SH.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Natuna, Hendri FN dan Wan Sopian. (SK-Nard)

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.