, ,

Korupsi Dana Desa, Kades Penuba Timur Lingga Ditangkap

oleh
Korupsi Dana Desa, Kades Penuba Timur, Kabupaten Lingga periode 2015 - 2018, ditangkap Satreskrim Polres Lingga. (Foto : Humas Polres Lingga)

Sijori Kepri, Lingga – Korupsi Dana Desa, Kades Penuba Timur, Kabupaten Lingga periode 2015 – 2018, inisial BK (43) ditangkap Satreskrim Polres Lingga, di Kabupaten Bintan. BK ditangkap guna kelancaran proses penyidikan, terkait penggunaan Dana Desa Penuba Timur, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Tahun Anggaran (TA) 2018, yang diungkap Inspektorat Lingga, bahwa terjadi kerugian negara sebesar Rp 317,74 juta atau lengkapnya Rp. 317.738.045.

Kapolres Lingga, AKBP Arief Robby Rachman SH S.IK M.SI, melalui Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Adi Kuasa Tarigan SIK, menerangkan, ditetapkannya tersangka BK dalam kasus Korupsi Dana Desa Penuba TA 2018 berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor : LP-A/18/XI/2020/SPKT- Res Lingga, tanggal 11 November 2020, Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp.Dik/18/XI/2020/Reskrim, tanggal 11 November 2020, Surat Penetapan Tersangka Nomor : S.Tap/03/XI/2020/Reskrim, tanggal 17 November 2020.

“Selama proses penyelidikan dan penyidikan, yang bersangkutan tidak kooperatif, serta tidak memenuhi panggilan penyidik tanpa alasan yang patut setelah dua kali dipanggil. Selanjutnya terhadap BK, kami amankan dan dilakukan penangkapan saat berada di Bintan,” ujar AKP Adi Kuasa Tarigan, Kamis, (19/11/2020).

BACA JUGA  Lantik Kades Pantai Harapan, Wabup Lingga Minta Selesaikan Persoalan Yang Belum Tuntas

Ia membeberkan, BK ditetapkan sebagai tersangka dalam Kasus Korupsi Dana Desa Penuba Timur, dimana pada TA 2018, Desa Penuba Timur mendapatkan alokasi Dana Desa (droping APBN) sejumlah Rp 720.474.500. Selanjutnya yang bersangkutan saat itu menjabat sebagai Kepala Desa Penuba Timur dan telah menggunakan Dana Desa tahap satu dan dua, sejumlah Rp 432.284.700.

Tersangka BK Mengakui Perbuatannya