Kukerta, 3 Mahasiswi UNRI Lakukan Pengabdian di Kelurahan Kibing Batam

oleh
Tiga mahasiswi Universitas Riau bersama Tim Satgas Covid 19 Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. (Foto : Ist)
Tiga mahasiswi Universitas Riau bersama Tim Satgas Covid 19 dan masyarakat, melakukan penyemprotan cairan desinfektan di Masjid, Pos Security, lapangan dan fasilitas umum lainnya. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Memasuki praktek pengabdian masyarakat, 3 (tiga) mahasiswi Universitas Riau (UNRI), lakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

Kegiatan dimulai 1 Juni 2020, merupakan mata kuliah yang harus diikuti. ”Kita berjumlah tiga orang, yakni Nanik Saryati Hutabarat (Fakultas Keperawatan), Frita Handayani Habeahan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), dan Emi Antika Sari (Fakultas lmu Sosial dan Politik),” ujar Nanik Saryati Hutabarat, selaku Ketua, Sabtu, (20/6/2020).

Sama seperti teman mahasiswa UNRI yang Kukerta di Kota Batam lainnya, mereka juga ikut aktif sebagai relawan Covid-19 Kelurahan Kibing.

Bersama warga, mereka memberikan sosialisasi dan edukasi tatanan kehidupan baru (New Normal) kepada warga di kelurahan Kibing dan Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Batuaji.

”Kita bersyukur, warga sangat apresiasi dengan tim relawan Covid-19. Warga suka rela melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” kata Nanik Saryati Hutabarat.

Sementara, Frita Handayani Habeahan, menambahkan, bergabung dengan Tim relawan Covid-19, banyak aktivitas yang dikerjakan. Selain memberi sosialisasi hidup sehat, di tengah pandemi Covid-19, mereka juga melakukan kegiatan sosial lainnya.

”Kita berkumpul menjadi satu Tim Satgas Relawan Covid-19 di Kelurahan Kibing, dipandu Bapak Dayat selaku Ketua Tim Satgas Desa,” ujar Frita.

Praktek pengabdian masyarakat ini bertujuan agar mahasiswa menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberi solusi permasalahan secara pragmatis. Selain itu, membentuk kepribadian mahasiswa sebagai kader pembangunan dengan wawasan berfikir yang komprehensif.

Kukerta mahasiswa UNRI tahun ini, bertepatan terjadi bencana pandemi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Dengan adanya wabah ini, maka kegiatan Kukerta banyak terfokus pada pelayanan masyarakat dalam memerangi Covid-19.

”Kita menjadi relawan Covid-19. Bersama warga kita perang Covid-19. Kita atasi agar virus mematikan tersebut tidak berjangkit,” kata Frita Handayani.

Mahasiswa lainnya, Emi Antika Sari, menambahkan, penerapan New Normal dimulai Juni 2020. Tim Kukerta UNRI juga melakukan sosial eksperimen dalam bentuk wawancara langsung dengan masyarakat.

Hal ini bertujuan agar dapat mengetahui bagaimana pandangan masyarakat terkait dengan Covid-19 ini. Baik itu pengetahuan tentang Covid-19, dampak ekonomi, sosial, kesehatan, strategi bertahan dimasa pandemi, maupun harapan kedepannya.

“Dari sekitar 950 orang yang menerima BST tersebut, masih banyak sekali yang belum mengetahui apa itu New Normal dan bagaimana protokoler menjalankan New Normal di kala pandemi Covid-19 ini,” ujar Emi Antika Sari.

Pengabdian masyarakat sebagai relawan, tiga mahasiswi ini difokuskan pada penanganan Covid-19. Dalam aktivitasnya, mereka bergabung dengan tim relawan Satgas penanganan Covid-19 Kelurahan Kibing Perumahan Taman Lestari RW 13, Batu Aji.

”Dengan menjadi relawan Covid-19, kita mendapat banyak ilmu terkait covid-19, mulai dari apa itu covid-19 sampai pada pencegahannya. Dan kita juga dapat pengalaman serta dapat bekerja sama tetapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini kita lakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19,” katanya.

Sebelum turun melakukan kegiatan langsung kepada masyarakat di Kelurahan Kibing, Batam, mereka menerima dan mengikuti instruksi yang diberikan dari Tim Satgas Kelurahan Kibing Perumahan Taman Lestari RW-13.

Kegiatan mereka selanjutnya, antara lain penyediaan tempat pencuci tangan dan sabun cuci tangan di beberapa lokasi Fasilitas Umum (Fasum) dan Gerai Warga, pemasangan spanduk di pos Perumahan Taman Lestari RW-13 dan Kantor Lurah Kibing, melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi Fasum dan Tempat Ibadah.

“Kita juga melakukan pengecekkan suhu pada tamu-tamu atau pendatang yang ingin masuk ke Perumahan Taman Lestari RW-13, melakukan pembagian masker dan Hand Sanitizer kepada Warga dan beberapa Gerai Warga,” kata Emi Antika.

”Kita bangga dan puas. Sebagian besar warga perumahan Taman Lestari RW 13, Batam, mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Mereka dengan suka rela mengikuti anjuran pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) saat pandemi Covid-19 ini,” tambah Emi Antika, diamini dua rekan mahasiswa lainnya.

Mereka berterimakasih kepada pihak LPPM UNRI, karena telah mengadakan program Kukerta relawan ini. Karena, dengan mereka bisa belajar lebih banyak tentang pengabdian masyarakat di tempat tinggal kami sendiri selama pandemic Covid-19 ini.

”Kami juga berterimakasih kepada Tim Satgas relawan Desa Covid-19, karena sudah mengajak kami berkolaborasi dalam upaya mencegah penularan Covid-19 di Kota Batam, serta tak lupa pula ucapan banyak terimakasih kepada pihak Kelurahan Kibing, karena telah menerima dan mengizinkan kami melakukan Kukerta,” tutupnya. (Wak Dar)

Tiga mahasiswi Universitas Riau melakukan pencatatan buku kunjungan warga di RW 13 Taman Lestari, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. (Foto : Ist)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]