,

LASQI Terima Bantuan Rp 276 Juta dari Pemprov Kepri

oleh
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 276 juta kepada Pengurus DPD LASQI Provinsi Kepri. (Foto : Ist)
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama para undangan, Pengurus LASQI Kepri dan 52 penerima bantuan hibah Rumah Ibadah dan Organisasi Muslim se-Kota Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Provinsi Kepri menerima bantuan hibah sebesar Rp 276 juta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

Bantuan hibah tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau (Gubernur Kepri), Ansar Ahmad, kepada Pengurus DPD LASQI Provinsi Kepri, bersama 52 Rumah Ibadah dan Organisasi Muslim lainnya, di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjung Pinang, Senin, (07/03/2022).

Total bantuan hibah yang diserahkan pada kesempatan ini adalah sebanyak Rp 23,8 miliar rupiah. Sedangkan total bantuan hibah yang akan diserahkan Pemprov Kepri untuk seluruh Kabupaten Kota adalah sekitar Rp 75 miliar rupiah. 

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan, bahwa bantuan hibah Pemerintah Provinsi Kepri (Pemprov Kepri) melalui Kegiatan Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepri (Biro Kesra Kepri) Tahun Anggaran 2022 ini bersifat transparan. Dan bantuan hibah ini tidak ada potongan apapun dalam penyerahannya. 

BACA JUGA :  Usai Paripurna, Teddy Jun Askara "DISEMPROT GUBERNUR KEPRI”

“Bantuan harus diserahkan sepenuhnya, agar bermanfaat bagi penerimanya,” kata Ansar.

Penyerahan bantuan hibah di Kota Tanjung Pinang ini merupakan serangkaian kegiatan yang sebelumnya dilakukan oleh Gubernur Ansar di Kota Batam pada hari Jumat, (04/03/2022) yang lalu. 

Menurut Gubernur Ansar, bantuan hibah ini diserahkan pada awal-awal tahun dengan tujuan selain mempermudah penggunaan, pelaksanaan, dan pertanggung jawabannya, disisi lain juga menjalankan instruksi pemerintah pusat. 

“Beberapa kali pidato Presiden, juga koordinasi dengan Mendagri, pemerintah pusat menginstruksikan agar belanja pemerintah dan bantuan kemasyarakatan agar dipercepat sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi,” ujar Ansar. 

Dengan adanya bantuan hibah ini, lanjut Ansar, rumah-rumah ibadah melakukan kegiatan pembangunan, melengkapi fasilitasnya, pasti ada yang bekerja disitu. 

BACA JUGA :  Jumaga Nadeak : Defisit Anggaran “TIDAK KURANGI PORSI PEMBANGUNAN”

“Dengan adanya pekerja, menghasilkan uang, sehingga memperkuat daya beli masyarakat,” ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, Ansar mengajak semua penerima bantuan untuk bersama-sama berkomitmen memanfaatkan dan mempertanggungjawabkan bantuan ini sebaik-baiknya. 

“Karena kita selalu diperiksa oleh badan pemeriksa baik internal maupun eksternal,” ujar Ansar. 

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Gubernur Kepri, Nazaruddin, Sarafuddin Aluan, dan Suyono, Anggota DPRD Kepri, Bobby Jayanto dan Lis Darmansyah, Ketua DPRD Kota Tanjung Pinang, Yuniarni Pustoko Weni, Kepala BKAD Kepri, Veni Maitaria, Kepala Bapenda Kepri, Reni Yusneli, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan, Kepala Biro Kesra Kepri, Aiyub, Kepala BKD Kepri, Firdaus, dan Kepala Biro Adpim Kepri, Dody Sepka Noviandy. (ron)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.