Lis: Jika Terbukti, Izin SPBU Dicabut

oleh
Dugaan Keterlibatan dalam Aksi Pelansiran Solar

TANJUNGPINANG (SK) – Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan mencabut izin operasional Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) jika terlibat dalam aksi pelansiran solar. 
“Pastilah (dicabut) kalau itu memang benar-benar terlibat,” tegas Lis kepada wartawan di Tanjungpinang, Rabu (20/8).

Namun, Lis mengatakan pemerintah menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian untuk mengungkapkan keterlibatan pengelola SPBU dalam aksi pelansiran solar. Selama ini, pengelola SPBU selalu berdalih takut lantaran diancam oleh pelaku pelansir. 

“Kita tidak mau mendahului pihak kepolisian. Pasti pihak kepolisian punya ramuan-ramuan untuk mengungkapkan hal itu,” tutur Lis.

Lis juga mengungkapkan, sejumlah SPBU kedapatan menjual solar bersubsidi melebihi aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Kita sudah membuat edaran untuk menjual 30 liter, tapi tetap saja mereka menjualnya 40 liter. Itu ada datanya. Jadi, kalau diancam atau tidak berani itu bahasa klise. Kalau P Ramlee bilang banyak borak (bohong,red) aja,” ucap Lis. 

Wako berharap, kepolisian bereaksi lebih cepat untuk mengungkapkan apakah SPBU terlibat atau tidak dalam aksi pencolengan solar.

“Karena tugas tangkap-menangkap itu bukan tugas pemko, saya tidak mau lah ambil alih tugas orang,” tukas Lis. 

Ia juga mengharapkan peran serta dan kerja sama masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap aksi pelansiran solar di Kota Tanjungpinang. (hk-cw77)

BACA JUGA  Tidak Taati Aturan, Penambang Boat/Pompong “AKAN DICABUT IZIN-NYA”

http://www.haluankepri.com/tanjungpinang/66916-lis-jika-terbukti-izin-spbu-dicabut.html

 

No More Posts Available.

No more pages to load.