Lomba Perahu Jong “PERMAINAN TRADISIONAL MASYARAKAT KEPRI”

oleh
Lomba Perahu Jong, Festival Bahari Kepri (FBK) 2016. (Foto : Humpro Kepri)

TANJUNGPINANG (SK) — Lomba Perahu Jong, salah satu event Festival Bahari Kepri (FBK), merupakan permainan khas masyarakat Melayu Kepri, yang sudah dilaksanakan turun temurun. Perahu Jong merupakan miniatur perahu layar yang tidak dikemudikan oleh manusia, namun tergantung arah angin, dilepas langsung oleh Gubenur Kepri, Nurdin Basirun, di Anjung Cahaya, Tanjungpinang, Sabtu, (29/10/2016).

Permainan rakyat ini, terus diupayakan oleh pemerintah untuk dilestarikan, salah satunya dengan diadakannya Lomba Perahu Jong, pada event Festival Bahari Kepri ini.

Permainan Perahu Jong biasanya dilakukan masyarakat pesisir dan sangat diminati, khususnya kalangan muda-mudi di Kepulauan Riau. Permainan rakyat ini biasanya dilakukan di pantai oleh beberapa orang, dengan melakukan perlombaan Perahu Jong. Bagi perahu yang paling dulu mencapai pantai, itu lah yang menjadi pemenangnya.

BACA JUGA :  Nurdin Yakin "TANJUNG UBAN MAKIN MAJU"

Untuk perlombaan, memainkan jong memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Si pemandu perahu jong akan mengatur Kemudi jong yang terdapat pada ujung “Ganda Kate”.

Ganda Kate adalah bagian dari perahu jong yang terbuat dari kayu dan dipasang melintang di bagian kanan perahu jong, yang berfungsi sebagai penyeimbang. Pemandu jong akan mengatur kemudi tersebut hanya pada saat jong berada di garis start.

Usai lomba, para peserta langsung disambut Menteri Pariwisata (Menpan) Arief Yahya. (SK-RM)

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.