Malam Ramah Tamah Bersama Lembaga Muzium Negeri Terengganu, Disbud Kepri Berikan Cenderamata

oleh
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Juramadi Esram, memberikan cendramata kepada Lembaga Muzium Negeri Terengganu Malaysia. (Foto : Ist)
Asisten 1 Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Juramadi Esram dan undangan foto bersama rombongan Lembaga Muzium Negeri Terengganu Malaysia. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar Malam Ramah Tamah bersama tamu kehormatan dari Lembaga Muzium Negeri Terengganu (LMNT) Malaysia, Jumat, 20 Januari 2023, malam. 

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang diwakilkan oleh Asisten 1 Provinsi Kepri, Dr TS Arif Fadillah, menyambut kedatangan rombongan tamu kehormatan yang diketuai oleh Dato’ Yahaya Bin Ali (Ketua Parlemen Trengganu), bersama 3 (tiga) orang anggota Parlemen Negeri Terengganu, Ketua Muzeum Negeri Terengganu, Dato’ Azmi, serta tamu penting lainnya. 

Asisten 1 Provinsi Kepri, DR TS Arif Fadillah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan Lembaga Muzium Negeri Terengganu (LMNT) Malaysia ke Kota Tanjung Pinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

“Semoga hubungan erat ini dapat terus dipertahankan,” ucap mantan Sekda Kepri ini. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr HM Juramadi Esram MT MH, dalam sambutannya, sangat senang atas kunjungan muhibah ini. 

BACA JUGA :  Asisten I Kepri Rapat Bersama Kapolda Bahas PPKM Berbasis Mikro

“Semoga persaudaraan ini terus terjaga. Erat sekali hubungan antara Sultan Trengganu Malaysia, khususnya Kota Tanjung Pinang. Sebab ada makam Sultan Sulaiman di daerah Km 6. Antara Sultan Sulaiman dan Sultan Trengganu punya hubungan darah yang kuat,” papar mantan Sekda Lingga ini. 

Pimpinan rombongan Lembaga Muzium Negeri Terengganu (LMNT) Malaysia, Dato’ Yahaya Bin Ali, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang meriah. 

“Kita bersaudara, tidak ada perbezaan antara Malaysia dan Kepri. Hubungan sejarah sangat jelas. Begitu juga Kesultanan,” ungkap Ketua DPR Negeri Trengganu ini. 

Dato’ Yahaya juga mengingatkan, Budaya Melayu harus dipertahankan. “Memperkasakan Budaya Melayu tanggung jawab kita bersama. Aqidah islam sebagai asasnya   dipertahankan,” tutur Yahaya, sembari mengajak serius untuk memulai hubungan kedua daerah ini yang bisa dimulai dari Kebudayaan. 

BACA JUGA :  Disbud Kepri Mengaku Belum Tahu Persoalan Pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Kepri Periode 2019 – 2024 oleh Gubernur Kepri

Acara jamuan makan malam dihibur oleh live music persembahan dari Sanggar Budaya Warisan Pulau Penyengat. Dan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Dinas Kebudayaan, buku-buku sejarah, serta goodie bag snack khas Tanjung Pinang. 

Turut menghadiri malam ramah tamah tersebut Staf Khusus Gubernur Kepri, Drs Nazaruddin MH, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, Raja Heri Moekrizal MH, Kepala Dinas Perindag Provinsi Kepri, Aris Fresandi, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kepri, Said Sudrajat, Kepala Perpustakaan Kota Tanjung Pinang, Dr Meitya Yanti, perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Tanjung Pinang.

Hadir juga jajaran pengurus LAM Provinsi Kepri, LAM Kota Tanjung Pinang, Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Wan Rabdi Sos MM, Kabid Adat Tradisi Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Budiharti S.Sos, Kabid Sejarah Museum Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dra Syarifah Irza Irawati M.Pd, Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Sugiarto Doso, Pamong Budaya Ahli Muda, Irwanto Daud ,serta sejumlah pegawai Dinas Kebudayaan Kepri. (ds)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.