Masa Mendobrak Pintu Masuk Ruang Paripurna DPRD Lingga

oleh

LINGGA (SK) — Merasa tidak ada yang menanggapi aspirasi mereka, Puluhan masa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Gema) Lingga, Forum Komunikasi Pendidikan Nasional (FKPN), Aliansi Masyarakat Lingga dan THL yang telah diberhentikan berhasil mendobrak masuk ruang paripurna gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, personil Polisi yang jumlahnya tidak seberapa banyak tidak mampu membendung masa yang menerobos masuk ruang utama kantor DPRD Lingga, yang berada di komplek perkantoran Bandar Sultan Mahmud Riayat Syah, Daik Lingga, Selasa (12/5/2015).

Masa yang mendobrak masuk karena merasa kesal dengan tidak ada seorang pun anggota DPRD yang hadir guna mendengarkan aspirasi mereka. Masa sebelumnya mendatangi kantor Bupati Lingga, karena tidak ada seorangpun Pejabat Pemerintah yang terlihat baik itu Bupati maupun Wakil Bupati, Sekda serta pejabat PNS Lingga yang menemui para demonstaran, hanya terlihat THL dan PTT yang berada di kantor bupati Lingga, kesal karena tidak ada yang menemui mereka, para demontrans melakukan aksi bakar ban di depan kator Bupati Lingga, terlihat beberapakali, Kapolsek Daik Lingga, AKP Hendrial, mencoba menenangkan masa.

BACA JUGA  Gubernur Kepri Hormati Aksi Demo Buruh di Batam

Koordinator lapangan (Korlap) demonstran Zuhardi menuturkan, salah satu yang menjadi tuntutan mereka adalah, janji bupati terkait pembangunan akses jalan Sertih, dengan kondisi jalan yang dibuka pada 2009 lalu tidak pernah dibenahi, sehingga telah banyak memakan korban.

“Selain itu, masa minta membuka lapangan kerja yang layak untuk mereka, dalam pemerintahan Daria, pengelolaan Sumber daya alam (SDA) pun belum dikelola dengan maksimal,” ucap Zuhardi, Selasa (12/5/2015) kepada wartawan.

Sekitar pukul 12.30 Wib, Sekwan DPRD Lingga Muslim datang untuk bermediasi dengan para demontrans, muslim berjanji akan menyampaikan seluruh aspirasi kepada anggota DPRD Lingga, ia meminta agar masa keluar dari ruang sidang, namun masa menolak.

“Kami ingin mendengar langsung dari anggota DPRD Lingga,” ungkap para pendemo.

Dari Informasi yang diterima 11 anggota DPRD Lingga, saat ini sedang melaksanakan dinas luar, sementara 9 anggota yang lainnya ada di Lingga, namun tidak terlihat satupun yang datang ke kantor DPRD, hingga berita ini ditulis, masa masih menduduki ruang sidang anggota DPRD Lingga. (SK-Pus)

BACA JUGA  DPRD Batam Terima Aduan Pedagang Kaki Lima Se-Kota Batam

Editor : Dedi Yanto

 

No More Posts Available.

No more pages to load.