Masyarakat Dukung FPP 2016

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Penyelenggaraan Festival Pesona Penyengat (FPP) 2016, yang akan diselenggarakan pada 20-24 Februari 2016 mendatang di Pulau Penyengat, mendapat dukungan penuh dari pelbagai elemen masyarakat Kelurahan Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Mereka berharap FPP menjadi kelender atau ivent tahunan Kementerian Pariwisata (Kemenpar RI) di Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Pernyatan tersebut disampaikan pelbagai elemen masyarakat Penyengat dalam rapat persiapan Festival Pulau Penyengat, di Aula Bulang Linggi, Badan Perpustakaan Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang, Jumat, (22/1/2016). Rapat tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul, dan dihadiri oleh Kadisparbur Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram, Pelbagai elemen masyarakat Pulau Penyengat seperti Forum RT/RW, Karang Taruna, LPM, Persatuan Ojek, Becak Motor dan perwakilan dari Kantor Kelurahan Penyengat dan undangan lainnya.

“Sebagai tuan rumah penyelenggaraan festival ini, kami bertekad mensukseskan penyelenggaraan FPP ini,” ujar Azmi Mahmud, seniman muda Penyengat dalam rapat persiapan FPP, di Aula Bulang Linggi, Badan Perpustakaan Arsip dan Museum, Kota Tanjungpinang, Jumat, (23/01/2016).

Menurut Azmi, masyarakat yang terlibat dalam kepanitiaan yang dibentuk oleh Disparbud Kota Tanjungpinang, nanti akan bahu membahu untuk mensukseskan penyelenggaraan festival yang disponsori oleh Kemenpar RI ini.

BACA JUGA :  Lis Lantik 53 Dewan Hakim “MTQ XI KOTA TANJUNGPINANG”

“Inilah tekad kami, tekad masyarakat Penyengat untuk mensukseskan acara ini. Jika ada pihak yang mencoba-coba mengganggu pelaksanaan FPP ini, akan berhadapan dengan kami. Kami akan menjaga marwah Penyengat sebagai Bunda Tanah Melayu,” ujar Azmi.

Sementara itu, Kadisparbud Kota Tanjungpinang Juramadi Esram, menyatakan dukungan dari masyarakat Penyengat tersebut, memberikan angin segar untuk mesukseskan FPP.

Menurut Esram, FPP ini bisa lebih memperkenalkan lagi destinasi wisata dan budaya unggulan di Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri yang berada di Pulau Penyengat.

“Kami mengucapkan syukur yang tak terhingga atas dukungan masyarakat Penyengat atas penyelenggaraan FPP ini,” jelas Esram.

Dikatakannya, Kemenpar RI memberikan perhatian khusus atas FPP ini, karena letak dan posisi geografis Kota Tanjungpinang yang berdekatan dengan negara tetangga, Malaysia dan Singpura. Untuk itu, tak hanya nama Tanjungpinang selaku tuan rumah, nama Indonesia juga dipertaruhkan. Sebab, pihaknya juga akan mengudang peserta dalam dan luar negeri yang akan mengikuti FPP ini.

Kasi Promosi Wisata Disparbud Kota Tanjungpinang, Maswito, menyebutkan, Disparbud Tanjungpinang terus melakukan koordinasi dengan Kementarian RI, untuk suksesnya acara ini. Selain itu, pihaknya juga sudah menyusun jadwal pelaksanaan dan jenis kegiatan/lomba selama FPP berlangsung.

BACA JUGA :  SMPN 1 dan SD Gugus 01 Tanjungpinang Timur “JUARA UMUM O2SN”

“Dalam waktu satu atau dua minggu mendatang undangan akan kami sebar,” jelasnya.

Menurut Maswito, sesuai dengan arahan Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmasyah, saat rapat persiapan FPP beberapa waktu lalu, pihaknya juga mengundang peserta dari luar, seperti Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung dan Jakarta, untuk ikut dalam acara FPP ini. Sedangkan tim dari luar negeri yang akan diundang adalah Malaysia dan Singapura.

“Untuk peserta dari luar negeri, Kemenpar RI akan menanggung akomodasi dan transportasi darat selama di Tanjungpinang,” ujarnya.

Festival Pesona Penyengat 2016.(Foto : Disparbud Kota Tanjungpinang)
Festival Pesona Penyengat 2016.
(Foto : Disparbud Kota Tanjungpinang)

Sementara itu, Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul, berharap, masyarakat Tanjungpinang untuk mensukseskan acara ini.

“Kita harus menjaga nama baik Tanjungpinang selaku tuan rumah penyelenggaraan FPP ini di mata nasional dan luar luar negeri. Bagaimanapun juga pentunjukkan FPP ini tentu ada dasarnya, berskala nasional, bahkan mungkin internasional,” harap Syahrul.

Menurut Syahrul, FPP merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Tanjungpinang, karena dipercaya oleh Kemenpar RI, untuk menggelar sebuah festival bergaung nasional. Kalau daerah lain minta, kita (Tanjungpinang, red) ditunjuk oleh Kemenpar RI. Inilah yang harus dijaga, agar FPP bisa masuk dalam event tahunan Kemenpar RI. Kepercayaan ini jangan sampai dinodai oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.

BACA JUGA :  Traditional Game “CURI PERHATIAN WISMAN”

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, dalam rapat persiapan FPP, Kamis lalu, langsung menunjuk Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul sebagai penanggungjawab kegiatan FPP. Lis berharap, FPP bisa menjadi “icon” baru pengembangan pariwisata kota Tanjungpinang khususnya dan Provinsi Kepri, bahkan nasional.

Menurut Lis, FPP merupakan kesempatan emas bagi pemerintah Kota Tanjugpinang, untuk memperkenalkan Kota Tanjungpinang ke dunia luar dan mancanegara. Karena itu, “gawe” ini harus dipersiapkan secara matang, agar nama baik Tanjungpinang sebagai tuan rumah FPP harus dijaga dengan baik. (SK-RM/R)

Festival Pesona Penyengat 2016.(Foto : Disparbud Kota Tanjungpinang)
Festival Pesona Penyengat 2016. (Foto : Disparbud Kota Tanjungpinang)
Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.