, ,

Menteri Pertanian RI : “POTENSI LINGGA CUKUP MENJANJIKAN”

oleh
Menteri Pertanian RI : "POTENSI LINGGA CUKUP MENJANJIKAN" 1
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, dan Menteri Pertanian RI, saat berada dipersawahan Bukit Langkap. (Foto : Humpro Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

LINGGA (SK) — Sesaat setelah sampai di areal persawahan Bukit Langkap, Kabupaten Lingga, pada Rabu, (07/09/2016), Gubernur Kepri Nurdin Basirun, beserta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, yang didampingi Bupati Lingga Alias Wello dan Aster KSAD Brigjen TNI Budi, langsung menyemai bibit padi di persawahan Bukit Langkap.

Penyemaian Padi ini dilakukan dalam rangka Cetak Sawah di Wilayah Kabupaten Lingga, yang ditarget sawah hingga tahun depan seluas 5.000 hektar.

Selain di Bukit Langkap, Nurdin, beserta rombongan juga menyaksikan penaburan benih, dan peresmian Monumen Agropolitan di Sungai Besar kabupaten Lingga.

Andi Amran, melihat potensi Lingga cukup menjanjikan, karena bisa dikembangkan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dalam kesempatan itu, Andi Amran menyerahkan bantuan traktor, mesin pompa air, bibit padi untuk 1.000 hektare serta bibit jagung. Sangking antusiasnya, bantuan yang semula dua unit dijadikan 20 unit. Sepuluh untuk Bukit Langkap dan sepuluh untuk Sungai Besar.

Dan, Andi Amran berharap, Kepri bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri pada tahun hadapan dan tahun tahun berikutnya.

“Kalau didatangkan dari luar, biaya angkut yang makin tinggi nantinya menjadi beban masyarakat juga,” kata Amran.

Amran menekankan agar Lingga fokus dengan sawahnya. Kalau ingin yang lain, boleh juga tapi jangan terlalu luas. Seperti hanya menambah 100 hektare untuk jagung.

Sementara itu, Nurdin Basirun, juga turut antusias melihat Lingga memfokuskan diri pada sektor Pertanian, Perikanan dan Peternakan. Nurdin memang ingin tiap kabupaten di Kepri menfokuskan pada keunggulan masing-masing.

“Dengan fokus dan peduli, hasilnya Insya Allah akan lebih baik. Seperti Lingga dengan pertaniannya ini,” kata Nurdin yang pernah ikut panen perdana padi di Lingga beberapa waktu lalu.

Nurdin sangat bersyukur, jika beras di Kepri dapat dipasok lebih besar dari Lingga. Sepanjang tahun, Kepri membutuhkan lebih dari 180 ribu ton beras, yang saat ini dipasok dari berbagai wilayah di Indonesia serta luar negeri.

Nurdin pun bermimpi bagaimana ke depan, persoalan pangan di Singapura dan Malaysia bisa diselesaikan dari tanah-tanah di Kepri yang subur ini. Tentu, produksi yang dihasilkan dengan kualitas yang memenuhi standar negara luar.

Nurdin berterima kasih atas kehadiran Menteri Pertanian ke Bunda Tanah Melayu Daik Lingga. Karena, untuk tiba di Daik, harus menempuh perjalanan 4 jam melalui laut dari Telaga Punggur Batam. Setelah itu dilanjutkan dengan perjalanan darat lebih dari satu jam ke Bukit Langkap dan ke Sungai Besar.

Inilah konetiviti hati, tutur Nurdin, antara mimpi masyarakat Lingga dengan Menteri Amran. Mimpi Lingga untuk menjadi lumbung beras Kepri, disambut Menteri hingga jauh-jauh pergi ke Lingga.

Dan, Nurdin juga mengajak masyarakat Lingga, untuk bersyukur dan menjawab tantangan Menteri, yang sudah mengalokasikan anggaran untuk beribu-ribu hektare pencetakan sawah di Lingga. Bersyukur dengan cara merawat dan menjadikan sawah sawah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (SK-DY/R)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner