, , , , ,

Merebak Virus Corona, Harga Sembako Melambung

oleh
Merebak Virus Corona, Harga Sembako Melambung 1
Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono SIK MM, bersama jajaran melakukan monitoring ke beberapa lokasi pusat perbelanjaan. (Foto : Taufik)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 3 Average: 4.3]

Sijorikepri, Karimun — Penyebaran Virus Corona ke tanah air, membuat harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) naik. Seperti terjadi di Karimun. Beberapa Swalayan, bahkan mulai menumpuk stok.

Untuk membatasi hal ini, Polsek Balai Karimun melaksanakan imbauan dan monitoring ke beberapa lokasi pusat perbelanjaan, Rabu, (4/3/2020,) sekira pukul 09.00 WIB.

Beberapa lokasi yang dikunjungi, Shop and Save Swalayan, Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Balai Kota, Swalayan Oriental, Jalan A Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur, Padimas Swalayan Dept Store, Jalan Pertambangan Kelurahan Tanjung Balai dan Asli Mart Swalayan, Jalan A Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur.

Pusat perbelanjaan lainnya yang disinggahi, Indoyani Swalayan, Jalan A Yani Kelurahan Tanjung Balai Kota, dan Asli Mart, Jalan Teluk Air, Kelurahan Teluk Air Kecamatan Karimun.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono SIK MM, mengatakan, personil memberikan imbauan dan arahan kepada pemilik/manager agar membatasi pembeli untuk konsumsi perorangan, guna mengantisipasi adanya penimbunan dengan adanya isu Virus Corona masuk wilayah Republik Indonesia yang berdampak melambungnya harga-harga sembako.

“Sebelum terjadi itu, kita cegah jangan borong-borong sembako. Kita mengimbau kepada managemen agar jangan memajang barang-barang yang sudah kadaluarsa karena dapat merugikan konsumen,” ujarnya.

“Dan memberikan arahan agar Koordinasi dengan pihak keamanan apabila ada orang/kelompok yang ingin memonopoli pembelian barang sembako,” sambungnya.

“Karena melihat situasi di Jakarta orang-orang mulai berbelanja borong-borongan terhadap sembako, saya rasa tidak perlu panik demikian. Yang harus kita lakukan adalah mawas diri saja dengan cara-cara pencegahannya, seperti sering cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, rajin olahraga, makanan minuman yang sehat, pakai masker dan sarung tangan,” Jelas Kapolsek Balai Karimun.

Selebihnya, lakukan saja aktivitas seperti biasanya. “Justru kalau panik borong sembako malah harga sembako bisa melonjak, kasian orang- orang yang tidak mampu sementara distributor senang permintaan barangnya laku,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut perwira ini, agar tidak terjadi sperti hal itu, kita imbau duluan toko-toko, supermarket untuk tidak menjual dalam kuantitas yang banyak, jika yang beli bukan reseller lagi.

“Kalau tetap ngotot dan ngeyel, suruh ke kantor polisi terdekat saja, biar kita yg menjelaskannya,” tegas AKP Budi Hartono SIK MM. (Wak Fik)

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...