Mubes Ke 4, Alfianur Terpilih Sebagai Ketua IKTM Batam

oleh
Ketua IKTM Batam Periode 2020-2025, Alfianur dan Ketua Panitia Mubes IKTM Batam, Asmawati, bersama pengurus dan anggota IKTM Batam. (Foto : Sulaiman)
Ketua IKTM Batam Periode 2020-2025, Alfianur, Ketua Panitia Mubes IKTM Batam, Asmawati, dan anggota IKTM Batam. (Foto : Sulaiman)

Sijori Kepri, Batam — Alfianur terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Tanah Merah (IKTM) Kota Batam Periode 2020-2025, mengungguli 2 (dua) kandidat lainnya, yakni Abdi Chaniago dan Aripin, pada Musyawarah Besar (Mubes) IKTM, di S Hotel, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu, (20/12/2020).

Sebelumnya ada 5 (lima) kandidat Ketua yang masuk, yaitu Alfiannur, Abdi Chaniago, Aripin, Asmawati dan HM Ridwan, kemudian mengerucut menjadi 3 (tiga) orang.

Pemilihan Ketua IKTM ini memakai sistem One Man One Vote, sehingga pada pemilihan Ketua baru tersebut, semua peserta mempunyai hak pilih dan dipilih.

Ketua terpilih, Alfiannur, mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua peserta Mubes yang telah hadir dan memilih dirinya untuk masa 5 (lima) tahun kedepan. Tidak lupa diucapkan kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada pelaksanaan Mubes ini.

“Kita akan rangkul semua dan saling bekerja sama untuk kemajuan IKTM kedepan. Kita juga akan ikut serta dalam membangun Kota Batam, yang kini telah menjadi rumah kita sendiri. Saya tanpa bapak/Ibu sekalian, tidak akan bisa bekerja sendiri dalam membesarkan IKTM di Kota Batam ini,” kata Yoga, sapaan akrab Alfiannur ini.

Yoga juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya, yang telah meluangkan waktu untuk IKTM Kota Batam ini.

“Kegiatan Silaturrahmi dan Sosial akan terus kita lakukan. Begitu juga dengan kegiatan keagamaan dan lain-lainnya. Mohon Doa, dukungan dan kerjasama kita semua,” tutupnya.

Ketua Panitia Mubes IKTM, Asmawati, mengatakan, bahwa Mubes ini adalah Mubes IKTM yang ke 4 (empat), yang telah dilaksanakan sejak berdirinya IKTM pada tahun 1994, yang bertujuan untuk memilih Ketua dan Pengurus IKTM Kota Batam.

“IKTM ini dibentuk pada 1994, dengan latar belakang banyaknya warga dari Tanah Merah (Kuala Enok) yang merantau ke Batam, dan beberapa Tokoh Masyarakat Batam asal Tanah Merah, diantaranya Edi Suhardi (Edi Katen), Jekri Efendi, Zulfadli Satar dan Arfan Suhaimi, menginisiasi berdirinya IKTM Kota Batam, agar bisa tetap menjaga silaturrahmi dan solidaritas di bidang sosial dan lain-lainnya,” kata Asmawati.

Sementara itu, tokoh masyarakat Indragiri Hilir Kota Batam, yang juga Assisten 2 Pemko Batam, Febrialin Razak, mengatakan, kiranya warga Tanah Merah yang ada di Kota Batam, dengan berbagai latar belakang dan profesi adalah bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan bermasyarakat, diharapkan juga berkontribusi dalam membangun Kota Batam.

“Selain itu juga silaturrahmi sesama warga Batam asal Tanah Merah dengan latar belakang dan suku berbeda, dapat terjaga dan juga mempunyai kegiatan-kegiatan positif di segala bidang,” kata Febrialin Razak.

Mobes tersebut turut dihadiri masyarakat Batam asal Kecamatan Tanah Merah (Kuala Enok), Kabupaten Indragiri Hilir, juga beberapa tokoh masyarakat Inhil lainnya. (Leman)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.