Muhammad Nizar “HAPUS BIAYA KOMITE DAN BP3 SMA SEDERAJAT”

oleh
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

LINGGA (SK) — Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga, memberikan surat edaran kepada Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat yang ada di Kabupaten Lingga. Untuk tidak memungut biaya Komite atau Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan (BP3), karEna saat ini sudah tersedia dana BOS dan bantuan operasional lainnya.

Staff khusus Bupati Lingga, Bidang Hukum dan Pemerintahan, Rudi Purwonugroho SH, ketika dikonfirmasi awak media terkait hal ini, membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Disdikpora, telah membuat surat edaran kepada semua Sekolah Menengah sederajat, untuk tidak melakukan pungutan BP3 ke siswa yang belajar di sekolah-sekolah tersebut. Hal ini sesuai dengan visi misi Bupati Lingga, untuk meringankan beban di bidang Pendidikan.

“Hasil rapat kita kemarin, ditemui masih ada beberapa Sekolah Menengah yang menjalankan Biaya BP3 atau uang Komite. Sehingga, kita putuskan untuk membuat edaran yang di tandatangani oleh Wakil Bupati Lingga,” ungkapnya, Senin, (20/06/2016).

Alasan tidak dipungutnya biaya BP3 ini, kata Rudi, mengacu pada peraturan Pemerintah Pusat yang mewajibkan belajar 12 tahun. Sehingga, di tingkat SMA/SMK Sederajat saat ini tidak dipungut biaya BP3, karena sudah tersedia dana BOS dari pusat.

“Kebijakan tersebut sebagai wujud visi misi AWe – Nizar, dan sesuai dengan program Pemerintah Pusat,” paparnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini, beberapa sekolah di Kabupaten Lingga, mengaku baru menerima Informasi tersebut dari mulut ke mulut, dan belum ada surat resmi yang sampai ke sekolah.

“Belum ada, kami baru mendengar secara lisan, ” ucap Feri, Ketua Komite SMA Negeri 1 Singkep.

Jika surat tersebut ada, lanjut Feri, Komite sekolah bersama Kepala Sekolah akan melakukan pembicaraan lebih lanjut. Karena, selama ini Biaya BP3 tersebut tidak saja digunakan untuk membiayai guru Honor Komite di Sekolah, namun juga untuk kegiatan lainnya seperti ekstrakurikuler.

“Kita akan bicarakan, karena selama ini sekolah banyak bergantung di BP3 tersebut, untuk kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dianggarkan pada Dana BOS,” pungkasnya. (SK-Pus)

Rudi Purwonugroho SH, Staff Khusus Bupati Lingga, Bidang Hukum dan Pemerintahan. (Foto : Puspandito)
Rudi Purwonugroho SH, Staff Khusus Bupati Lingga, Bidang Hukum dan Pemerintahan. (Foto : Puspandito)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner