, ,

Musda Golkar Jangan Ada Keributan Lagi

oleh
Musda Golkar Jangan Ada Keributan Lagi 1
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Drs Roem Kono, memukul gong sebagai tanda dibukanya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Kepri Tahun 2020. (Foto : Bernard Simatupang)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Sijori Kepri, Natuna — Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Drs Roem Kono, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Kepri Tahun 2020, bertempat di RM. Sisi Basisir, Jalan DKW Mohammad Benteng, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna – Ranai, Senin, (2/3/2020) siang.

Acara ini dihadiri Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar DR H Zainudin Amali, SE M.Si, Ketua DPD Golkar Kepri H Ansar Ahmad SE MM, Ketua DPD Golkar Kabupaten Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti MA, dan semua kader-kader Golkar se-Kepulauan Riau.

Selain itu juga, tampak hadir Plt Gubernur Kepri Isdianto S.Sos M.Si, Bupati Natuna Drs H Abdul Hamid Rizal M.Si, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, beserta segenap pimpinan dan anggota, perwakilan partai-partai politik Kabupaten Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Wakil Ketua Umum Roem Kono, dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf dari Ketua Umum DPP Golkar Dr Ir Airlangga Hartarto M.BA M.MT, tidak bisa hadir bersama-sama dalam Musda yang digelar hari ini.

“Saya hadir disini mewakili Ketua Umum menyampaikan salam hormat beliau untuk kita semua. Saya datang kesini jauh-jauh, saya tidak datang sendiri tetapi membawa roh Ketua Umum Partai Golkar, rohnya ada disini bersama-sama kita,” ujar Roem Kono.

Ketua Umum berharap kepada kita semua dan menginginkan Partai Golkar ini melakukan konsolidasi keseluruh Indonesia.

“Beliau sudah ditunjuk melalui Munas dan diatur melalui mandat sebagai mandataris Partai Golkar untuk melakukan konsolidasi seluas-luasnya dan sesegera mungkin melakukan operasionalisasi, serta melakukan kegiatan-kegiatan politik nasional Partai Golkar,” terang Roem Kono.

“Beliau juga berharap kepada kita semua agar bersama-sama membangun persatuan dan kesatuan dan konsolidasi yang tinggi, sehingga pelaksanaan Musda ini dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” harap Roem Kono.

“Beliau mempunyai diskresi tersendiri, dan diskresi itu harus saya amankan dan saya kawal bersama teman-teman dibawah arahan Dewan Pembina,” katanya.

“Selama ini kita selalu ribut setiap Musda, ribut setiap Munas, ribut setiap pengambilan keputusan. Sekarang sistem harus kita robah, karena situasi dan kondisi politik sekarang rakyat menuntut kita agar Golkar betul-betul bekerja untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” harapnya.

Fakta menunjukkan, walaupun kita bukan pemegang kekuasaan dalam pemerintahan, namun kader-kader Golkar ikut serta menjalankan suatu kegiatan implementasi kekuasaan yang diperuntukkan mensejahterakan rakyat.

Tujuan kita berpartai adalah untuk merebut kekuasaan, dan kekuasaan itu kita peruntukkan untuk kesejahteraan rakyat. Jadi kita harus betul-betul mengikuti situasi terlebih-lebih dalam menghadapi Pilkada, karena Pilkada ini penting buat kita.

“Momen Pilkada ini harus benar-benar kita manfaatkan untuk merebut Pilkada seluruh Indonesia dengan target nasional 60 pesen, dan saya berharap untuk Kepri bisa mencapai lebih dari 60 persen, tentunya dengan cara menggalang persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

Pembukaan Musda Kepri ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Drs Roem Kono. (nard)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner