Ngesti Yuni : KKKS Migas Harus Bangun Relasi “DENGAN PEMERINTAH SETEMPAT”

oleh
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, saat menghadiri Serah Terima Program Tanggung Jawab Sosial KKKS MEDCO E&P NATUNA LTD dan KKKS PREMIER OIL NATUNA SEA B.V. (Foto : Bernard Simatupang)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi minyak gas dan bumi, Pemerintah telahpun menetapkan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok yang wajib dipenuhi oleh pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi yang diperlukan untuk wilayah kerja tertentu, dengan mempertimbangkan resiko dan manfaat sebesar-besarnya bagi negara.

Hal ini dikatakan Wakil Bupati Natuna, Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti, MA, dalam Kegiatan Serah Terima Program Tanggung Jawab Sosial KKKS MEDCO E&P NATUNA LTD dan KKKS PREMIER OIL NATUNA SEA B.V TAHUN 2016, di Aula Pertemuan Desa Mekar Jaya, Sebuton, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Rabu (27/09/2017).

“Dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi minyak gas dan bumi, Pemerintah telahpun menetapkan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok yang wajib dipenuhi oleh pihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi yang diperlukan untuk wilayah kerja tertentu, dengan mempertimbangkan resiko dan manfaat sebesar-besarnya bagi negara,” kata Ngesti dalam sambutannya.

Diantara tanggung jawab yang telah ditetapkan, tambah Ngesti, perlu ada pengembangan masyarakat sekitarnya dan jaminan hak-hak masyarakat adat sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) atau lebih dikenal dengan Program Tanggung Jawab Sosial (TJS).

BACA JUGA :  Bupati Natuna Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Capai 15 Miliar

Hal itu, kata Ngesti, sebagai bentuk penerapan dari Peraturan Pemerintah RI nomor 35 tahun 2004, tentang kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. Dimana pada pasal 74 menyebutkan bahwa Kontraktor dalam melakukan kegiatan ikut bertanggung jawab dalam mengembangkan lingkungan dan masyarakat setempat.

Selanjutnya, ujar Ngesti, dalam realisasi program TJS tersebut, KKKS Migas juga harus membangun relasi dengan pemerintah setempat, sebagaimana dituangkan pada Pasal 76 yang menerangkan bahwa, Kegiatan Pengembangan Lingkungan dan Masyarakat setempat oleh kontraktor dilakukan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Kami berharap, program CSR ini mampu memfasilitasi berbagai kepentingan, baik masyarakat maupun kepentingan perusahaan, yaitu melalui Komite Pengembangan Masyarakat Kabupaten Natuna Sektor Hulu Migas yang terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Natuna Nomor 209 Tahun 2017,” harapnya.

“Sebagai salah satu wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tentunya kami bertanggung jawab untuk mewujudkan Kabupaten Natuna yang maju, sebagai miniatur pembangunan NKRI, beranda terdepan yang maju dan sejahtera,” ucap Ngesti.

BACA JUGA :  Bupati Natuna Lantik 62 ASN dan 10 CPNS

Oleh karenanya, lanjut Ngesti, pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, ingin menyampaikan apresiasi terhadap program Tanggung Jawab Sosial yang telah digulirkan kepada Kabupaten Natuna sebagai bentuk tanggung jawab KKKS Migas kepada daerah dan masyarakat Natuna tentunya.

“Harapan kami, kiranya kedepan program ini dapat berkesinambungan. Komitmen dan kesepakatan bersama dapat lebih ditingkatkan dalam mendukung mewujudkan masyarakat Natuna yang lebih cerdas, mandiri dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan,” tutur Ngesti, mengakhiri sambutannya.

Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima program TJS oleh pihak KKKS MEDCO E&P NATUNA LTD dan KKKS PREMIER OIL NATUNA SEA B.V dengan Pemerintah Kabupaten Natuna yang diambil alih Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs H Abdullah M.Si, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Drs Hj Ngesti Yuni Suprapti MA.

BACA JUGA :  Kendala Penyaluran BBM Satu Harga di Natuna, Bupati Rapat Bersama BPH Migas

Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Urusan Administrasi dan Keuangan SKK Migas perwakilan Sumbagut, Supriyono, Pimpinan Premier Oil Natuna SEA B.V, Awalus Sadeq, Medco E&P Natuna LTD, Ervan Tedriyal, Sejumlah OPD dilingkungan Pemkab Natuna, Camat Bunguran Barat, Camat Bunguran Timur, Danramil Bunguran Barat, Kapten B Hendratno, Kapolsek Bunguran Barat AKP Dunot G, Kepala Desa Mekar Jaya Muhammad Isa, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, Pemuka adat, Pemuka Agama dan masyarakat Desa Mekar Jaya. (SK-Nard)

 

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.