, , , , , , , , , , ,

Oknum Perwira Polres Bintan Diduga Tipu dan Gelapkan 71 Mobil

oleh
Oknum Perwira Polres Bintan Diduga Tipu dan Gelapkan 71 Mobil 1
Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto S.Sos S.IK. (Foto : Humas Polda Kepri)
Click to rate this post!
[Total: 3 Average: 5]

Sijori Kepri, Batam — Oknum anggota Polres Bintan, Iptu Hiswanto Ady, diduga melakukan Tindak Pidana Penggelapan dan Penipuan Mobil. Tidak tanggung-tanggung, jumlah mobil yang digelapkan capai 71 unit.

Hingga saat ini, jajaran Polda Kepri, belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan. Status tersangka, akhirnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) aparat polisi.

Kapolda Kepri, melalui Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, diminta keterangan membenarkan kejadian ini.

”Ada beberapa warga mengaku korban, telah membuat laporan polisi. Pihak penyidik tengah melakukan proses minta keterangan,” ujar Arie Dharmanto, Jumat, (15/5/2020).

Sesuai perintah Kapolda Kepri, katanya, Polda Kepri akan mengusut tuntas kasus ini. Langkah yang diambil membentuk tim beranggotakan Intel, Propam dan Reskrim. Dalam aksinya, selain Penggelapan dan Penipuan, tidak tertutup kemungkinan ada pemalsuan dokumen.

”Informasi Propam, pelaku telah menggelapkan 71 unit mobil berbagai merk, jenis mobil menengah ke atas. Rata-rata harganya antara Rp 200 juta hingga Rp 5 ratus juta,” bebernya.

Total 71 unit mobil yang saat ini teridentifikasi, berasal dari dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni Batam dan Tanjungpinang. Jenis antara lain Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Expander, Toyota Avansa, Toyota Yaris dan Toyota Innova.

Jenis lainnya, Toyota Calya, Suzuki Ertiga, Honda mobilio, Honda Jazz, Daihatsu New Xenia dan Daihatsu Ayla.

”Harapan saya sebagai anggota Polri yang paham hukum, yang bersangkutan lebih baik menyerahkan diri, dari pada nanti kita tangkap,” pinta Arie Dharmanto.

Sementara Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, menambahkan, Pelaku diduga melakukan penggelapan dan penipuan, berawal Mobil Rental dan Mobil Tarikan Leasing yang diperjualbelikan pengusaha.

“Pelaku berperan sebagai pembeli dan penjual mobil hasil tarikan leasing yang kreditnya macet, serta sebagai penyewa mobil rental, dan selanjutnya diperjualbelikan dengan nilai jual berkisar dari Rp 34.000.000 hingga Rp 55.000.000,” tambah Harry Goldenhardt S.

Nama-Nama Korban Dugaan Penipuan Iptu Hiswanto Ady

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner