, ,

Operasi Patuh Seligi 2019, Kapolres Natuna Ekspose Sejumlah Pelanggaran

oleh
Operasi Patuh Seligi 2019, Kapolres Natuna Ekspose Sejumlah Pelanggaran 1
Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, bersama peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi Tahun 2019, di Halaman Mako Polres Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Operasi Patuh Seligi 2019, Kapolres Natuna Ekspose Sejumlah Pelanggaran

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi Tahun 2019, bertempat di Halaman Mako Polres Natuna, Jalan H Adam Malik, Air Mulung, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis, (28/8/2019).

Kapolres Nugroho, dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Andap Budi Revianto, mengatakan, Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut PROMOTER (Profesional – Modern – Terpercaya).

Dikatakannya, sesuai amanat Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang berlalu lintas dan angkutan jalan, kita diharapkan, mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcarlantas). Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Keempat point diatas, jelas Nugroho, merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani Polisi lalu lintas sendiri, melainkan sinergitas antara pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

“Dibidang Kamseltibcar Lantas, fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan dalam berlalu lintas sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas bangsa, sehingga menuntut kehadiran Polisi lalu lintas di jalan raya guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang kondusif,” ujarnya.

Lanjut Nugroho, jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Seligi 2018 sebanyak 3.996 pelanggaran, meningkat 17% dari tahun 2017 dengan jumlah tilang sebanyak 2.865 lembar dan teguran sejumlah 1.141 teguran yang didominasi pelanggaran HELM SNI, melawan arus dan pengemudi dibawah umur.

Sedangkan jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Seligi 2018 sebanyak 35 kejadian, mengalami peningkatan 1 kejadian atau 3% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 34 kejadian.

Selanjutnya jumlah korban meninggal dunia selama Operasi Patuh Seligi 2018 sebanyak 5 orang, mengalami penurunan sebanyak 3 orang atau -38% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 8 orang.

Dan jumlah korban luka berat selama Operasi Patuh Seligi – 2018 sebanyak 11 orang, mengalami penurunan sebanyak 6 orang atau -35% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 17 orang.

Untuk sasaran dan target operasi, lanjut Nugroho, penajamannya ditentukan oleh masing-masing wilayah sesuai dengan analisa dan evaluasi situasi Kamseltibcar lantas terkini.

“Operasi kepolisian dengan sandi Operasi Seligi 2019 ini, akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 29 Agustus 2019 hingga tanggal 11 September 2019 secara serentak di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (nard)

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...