OPINI : Senam Aerobik Dapat Tingkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid-19

oleh
Dita Angelia Damayanti, Mahasiswi Universitas Negeri Malang, Fakultas Ilmu keolahragaan. (Foto : Ist)

Sijori Kepri — Tubuh manusia mempunyai kemampuan untuk melawan segala macam organisme pengganggu atau toksin yang cenderung merusak jaringan dan organ tubuh, kemampuan itu disebut kekebalan atau imunitas. Imunitas dapat melindungi tubuh terhadap unsur-unsur patogen atau parasit dalam tubuh (Kresno, 2019). Belakangan ini masalah imunitas merupakan hal yang penting dikarenakan banyaknya penyakit atau virus yang mewabah di dalam lingkungan masyarakat, yakni Corona atau Covid-19.

Salah satu tim pakar gugus tugas penangan Covid-19, Wiku Adisasmito, yang dilansir dari kompas.com, (Kamis, (09/04/2020), mengatakan, bahwa pasien covid-19 dapat sembuh dengan imunitas tubuh yang baik. Dapat diketahui virus Covid-19 menyerang tubuh manusia, jika sistem imun melemah, maka dari itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan sistem imun.

Antisipasi penyebaran wabah virus Covid-19 dapat dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, serta melakukan aktivitas fisik.

BACA JUGA :  IPSI Kepri Tegaskan Tidak Ada Dualisme di Persaudaraan Setia Hati Terate

Pada saat pandemi seperti ini, sistem imunitas tubuh menjadi menurun, karena masyarakat cenderung memilih di rumah saja, sehingga tidak melakukan aktivitas gerak yang aktif. Diantara aktifitas fisik olahraga yang dapat dilakukan warga dan masyarakat untuk menunjang kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh adalah Senam Aerobik.

Olahraga Senam Aerobik ini merupakan olahraga yang sudah popular dikalangan masyarakat dan tidak asing lagi bagi ibu–ibu rumah tangga. Senam Aerobik tidak membutuhkan banyak perlengkapan yang begitu rumit, sehingga sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan olahraga ini, karena bisa dilakukan di rumah atau dilakukan bersama-sama.

Melakukan senam secara teratur, efeknya lebih baik terhadap sistem imun jika dibandingkan dengan senam yang hanya dilakukan sekali saja. Olahraga Senam Aerobik dapat merangsang kinerja antibodi dan sel-sel darah putih bisa bersirkulasi lebih cepat (Fujimori, 2020).

BACA JUGA :  Warga Anarkis, Tim SAR Diancam Dengan Senjata Tajam dan Dilempar Dengan Batu

Senam Aerobik merupakan latihan yang menggunakan seluruh otot terutama otot-otot besar, dengan gerakan yang terus menerus, berirama dan berkelanjutan.

Pada pelaksanaannya, Senam Aerobik menggunakan iringan musik, yang antara lain berguna untuk meningkatkan motivasi latihan dan kecepatan latihan. Dengan demikian intensitas latihan dapat diatur dengan pengaturan tempo musik yang mengiringinya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan, Senam Aerobik dapat dilakukan secara optimal hingga 300 menit per minggu atau sekitar 45 menit hingga 60 menit setiap hari.

Selain untuk meningkatkan sistem imun, Senam Aerobik yang dilakukan selama 12 minggu, dapat menurunkan persentase lemak badan secara bermakna, dengan rata-rata penurunan persentase lemak badan sebesar 3,42 (Patrilasni, 2017).

Timbunan lemak yang berlebih di perut, akan menghasilkan hormon yang akhirnya mengakibatkan hiperinsulin yang memunculkan berbagai penyakit, misalnya diabetes, hipertensi, stroke, jantung koroner, kadar asam urat tinggi dan tumor.

BACA JUGA :  Jumaga Nadeak : Nama Cawagub Kepri “BELUM di SETOR PARTAI PENDUKUNG”

Dapat dimengerti bahwa Senam Aerobik bermanfaat meningkatkan sistem imun dan menurunkan persentase lemak di tubuh, sehingga dapat mempertahankan berat badan yang ideal, disamping itu bisa menghindarkan dari macam-macam gangguan penyakit. ***

OPINI Oleh :
Nama : Dita Angelia Damayanti
Mahasiswi : Universitas Negeri Malang
Fakultas : Ilmu keolahragaan

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.