, , , , , ,

Pak Kapolda, Apa Kabar Kasus Dugaan Penyelewengan SPPD DPRD Karimun Tahun 2016 ?

oleh -1.226 views
Datuk Azman Zainal SH. (Foto : Taufik)
height="100%"

Sijori Kepri, Karimun — Dua tahun lalu, tepatnya 7 Mei 2018, warga Karimun dihebohkan temuan kasus dugaan penyelewengan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Karimun Tahun 2016.

Bahkan, Kasat Reskrim Polres Karimun, saat itu, AKP Lulik Febyantara SIK, bersama personelnya, telah melakukan pengusutan kasus. Aparat juga telah mendatangi Kantor DPRD Karimun, untuk menggeledah beberapa ruang kerja.

Hasil penyidikan sementara, satu orang, berinisial BZ, bertugas sebagai Bendahara Sekretariat DPRD Karimun, ditetapkan sebagai tersangka. Entah apa pasalnya, hingga kini, tersangka belum ditahan. Tidak sampai di situ, aparat polisi terkesan menghentikan pengusutan kasusnya.

Tokoh masyarakat, Datuk Azman Zainal SH, mengatakan, ada apa dengan kasus ini, kenapa menjadi berlarut-larut hingga begitu lama.

”Pak Kapolda, apa kabar kasus dugaan Penyelewengan SPPD DPRD Karimun Tahun 2016 ?. Sudah dua tahun berjalan, kok terkesan didiamkan,” ujar pria yang dipercaya menjabat Ketua LMB Provinsi Kepri tersebut.

Kalau kasus tidak dilanjutkan lagi, penetapan seseorang sebagai tersangka, harus dicabut secara jelas. Tapi, mengapa didiamkan hal ini.

Sebagai tokoh masyarakat, ia pernah mendengar kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Karimun. Namun, pihak kejaksaan mengembalikan berkas ke Polres Karimun, karena ada yang harus dilengkapi.

”Setelah pengembalian itu, kasusnya terkesan tidak dilanjut lagi. Bagaimana status Bendahara yang telah ditetapkan sebagai tersangka ?. Seharusnya, jika Kejaksaan mengembalikan berkas kasus, polisi harus melengkapi sesuai arahan Kejaksaan. Tapi, kok malah terkesan didiamkan,” ujar Datuk Azman.

Azman Zainal berharap, Kepolisian dan Kejaksaan bekerja dengan profesional dalam menangani kasus ini, jangan sampai merugikan pihak lain, karena mangkraknya kasus ini, dan jangan membuat masyarakat menjadi puas dan percaya.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono SIK, saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu, (18/3/2020), mengatakan, saat ini proses penyidikannya masih tetap berjalan dan perkara ini tetap akan kita tindak lanjuti.

“Tunggu saja ya. Nanti kita akan adakan press rilis kembali,” ujar Herie Pramono.

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Karimun, Andriansyah SH MH, saat ditemui diruang kerjanya, juga menyampaikan, Polres Karimun sudah pernah melakukan pelimpahan perkara ini ke Kejaksaan (P21) pada tanggal 05 Desember 2019.

Namun, lanjut Andriansyah, setelah dilakukan penelitian oleh Tim, berkasnya dikembalikan lagi pada tanggal 18 Desember 2019, karena belum lengkap secara materil dan formil.

“Dengan pengembalian berkas ini, kami juga sudah memberikan petunjuk dan arahan untuk melengkapinya. Dari bulan Desember 2019 yang lalu sejak berkas sudah dikembalikan dan sampai sekarang ini kami masih belum ada menerima pelimpahan berkas perkara ini kembali,” kata Andriansyah. (Wak Fik)

Click to rate this post!
[Total: 5 Average: 4.6]
banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400 banner 740x400