Pak Raden dan Tim Semprot Disenfektan di Rumah Ibadah

oleh
Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono, bersama timnya melakukan aksi tanggap bencana sosial dengan menyemprotkan disenfektan di rumah ibadah. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono, bersama timnya melakukan aksi tanggap bencana sosial dengan menyemprotkan disenfektan di rumah ibadah, di Batam, Senin, (23/3/2020).

“Setelah melalui proses rapat-rapat saya pikir perlu ada aksi nyata. Kita mengapresiasi langkah-langkah taktis yang dilakukan anggota dewan. Kemarin baru saja Pak Wahyu Wahyudin bersama timnya, sekarang saya dan tim juga melakukan hal serupa, minimal di Dapil kita masing-masinglah,” kata pria yang akrab dipanggil Pak Raden ini, Selasa, (24/3/2020).

Ketua DPW PKS Kepri ini juga menambahkan, sangat mengapresiasi lembaga-lembaga filantropi yang sudah membantu, juga menyebarkan hand sanitizer, hand shop dan masker.

BACA JUGA :  Mulai Hari Ini Sekolah di Meranti Diliburkan

“Kita mengapreasiasi seluruh elemen lembaga filantropi yang bergerak bersama untuk merespon cepat peristiwa COVID-19 ini yang memang secara pencegahan bisa dilakukan dengan aksi menyemprot disenfektan di fasum-fasum, hand sanitizer dan hand shop,” kata Pak Raden.

Disamping melakukan aksi penyemprotan, Wakil Ketua II DPRD Kepri juga melakukan penyuluhan ke masyarakat terkait virus COVID-19 ini.

“Kita melihat masyarakat belum satu frekuensi terkait hal ini, itulah karenanya kita mencoba mengedukasi masyarakat sekitar yang kita semprot disenfektan,” katanya.

Gerakan-gerakan sosial, menurutnya, terkait bantuan penanganan ini idealnya harus dikoordinasikan dengan pemerintah, agar nanti bantuan serupa tidak hanya menumpuk di satu titik, tetapi bisa merata.

“Gerakan-gerakan sosial, baik ormas maupun partai sudah ambil peduli. Kita minta pemerintah mampu mensinergikan gerakan ini, agar program-program sosial atau tanggap bencana wabah virus COVID-19 ini agar bisa lebih merata,” tutupnya. (FD/R)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.