HEADLINETANJUNG PINANG

Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H: Tingkat Inflasi di Kepri Masih Terkendali, di Angka 3,04 Persen

×

Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H: Tingkat Inflasi di Kepri Masih Terkendali, di Angka 3,04 Persen

Sebarkan artikel ini
Tingkat Inflasi di Provinsi Kepri bulan April tahun 2024. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 H, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat tingkat inflasi year-on-year (yoy) sebesar 3,04 persen pada bulan April 2024, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 106,00. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 3,25 persen (IHK 106,22), sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Karimun sebesar 2,06 persen (IHK 105,43).

“Inflasi yoy di Kepulauan Riau disebabkan oleh kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran, dengan kontribusi terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami kenaikan sebesar 5,53 persen,” jelas Kepala BPS Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Darwis Sitorus, di Kantor BPS Kepulauan Riau, Kota Tanjung Pinang, pada hari Kamis (2/5/2024).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sementara itu, tingkat inflasi month-to-month (mtm) di Kepulauan Riau pada bulan April 2024 mencapai 0,06 persen, dengan IHK meningkat dari 105,94 pada bulan Maret menjadi 106,00. Inflasi mtm tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 0,09 persen. Adapun tingkat inflasi year-to-date (ytd) di Kepulauan Riau mencapai 0,81 persen.

BACA JUGA :  Desember 2017, Nilai Ekspor Kepri “TURUN 1,36 PERSEN”

BPS Kepulauan Riau juga mencatat penurunan pada nilai tukar sektor pertanian, dengan Nilai Tukar Petani (NTP) turun 0,21 persen menjadi 105,21 pada bulan April 2024 dibandingkan dengan Maret. Begitu pula dengan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) yang turun 0,04 persen menjadi 105,14.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisman ke Kepulauan Riau pada bulan Maret 2024 mencapai 135.491 kunjungan, mengalami penurunan sebesar 6,42 persen dari bulan Februari namun naik sebesar 7,95 persen dibandingkan dengan Maret 2023. Mayoritas wisman berasal dari Singapura sebesar 53,12 persen.

BACA JUGA :  Ekonomi Kepri Tumbuh 5,01 Persen di Triwulan I-2024, Gubernur Ansar Ahmad: Modal Baik Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Penurunan jumlah wisman ini berdampak pada Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Kepulauan Riau yang rata-rata mencapai 54,85 persen pada bulan Maret 2024, mengalami penurunan sebesar 7,66 poin dibandingkan dengan bulan Februari,” tambah Darwis.

Untuk sektor transportasi, jumlah penumpang angkutan udara domestik turun 1,22 persen menjadi 151.298 orang pada bulan Maret 2024. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri turun 3,59 persen menjadi 326.563 orang, sedangkan jumlah penumpang angkutan laut luar negeri turun 5,13 persen menjadi 230.963 orang. ***

(Jlu)