Pelaku Narkoba diamankan di Polres Bintan

oleh
banner 1102x276

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

BINTAN (SK) — Sukron (27) salah seorang warga Kompleks Pertamina Tanjung Uban Kecamatan Bintan Utara, berteriak rampok saat hendak ditangkap Polisi Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bintan di depan Vihara Darma sakti Tanjung Uban pada Selasa (7/10) siang kemarin.

Kapolres Binta AKBP Kristiaji melalui Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Iptu Hendrik Dwi Susanto menuturkan, penangkapan tersangka Sukron tersebut bermula dari laporan warga yang mencurigai gelagat Sukron selama ini. Mendapati laporan warga tersebut kita langsung melakukan tindakan.

Namun saat tersangka Sukron hendak di tangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Tanjung Uban, Hendrik mengatakan, tersangka sempat meneriaki petugas perampok yang hendak merampok dirinya.

Warga sekitar TKP yang mendengar teriakan tersangka Sukron kata Hendrik, sempat mendatangi lokasi TKP. Namun lanjutnya, saat petugas menjelaskan dengan warga yang menghampiri penangkapan tersangka Sukron di TKP, wargapun baru mengetahui bahwa Sukron sedang diamankan oleh pihak kepolisian karena dicurigai sedang membawa satu paket narkoba jenis sabu-sabu.

“Tersangka sempat meneriaki kami rampok, warga pun sempat mendatangi kami. Namun saat kami menunjukan identitas akhirnya warga baru mengetahui bahwa kejadian tersebut merupakan penangkapan tersangka yang membawa narkoba jenis sabu,” tutur Hendrik, Rabu (15/10).

Pada saat itu, mantan Kepala Unit (Kanit) reskrim Polsek gunung Kijang itu menambahkan, pelaku saat digeledah petugas tidak menemukan barang bukti yang dicurigai narkoba. Namun lanjutnya, tersangka sempat membuang bungkusan rokok sampoerna merah.

Salah seorang anggota di TKP kata Hendrik, ada yang melihat tersangka membuang bungkusan rokok yang mencurigakan. Petugas langsung mengambil dan memeriksa bungkusan rokok yang dibuang tersangka.

Saat diperiksa Hendrik mengatakan, polisi menemukan satu paket sabu yang diperkirakan didalam bungkus rokok tersebut. Akhirnya tersangka Sukron tidak bisa mengelak lagi, dan tersangka langsung diamankan polisi.

Sukron yang keseharian bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan industri di Lobam Tanjung Uban. Dari pengakuannya, tersangka memakai barang tersebut sudah tujuh kali. “Saya makai untuk doping agar saat kerja jadi lebih semangat,” aku Sukron.

Dikatakannya, barang haram tersebut Sukron mengaku didapatkan dari orang di Batam. Ia sendiri mengaku tidak tahu pasti siapa orang yang menjualnya barang haram tersebut. Karena setiap membeli barang, orang yang mengantar barang tersebut berbeda-beda.

Namun jika ingin makai, pelaku tinggal menghubungi bandar tersebut. “Barang itu dapat dari orang di Batam. Tapi saya tidak tahu siapa orangnya, karena yang mengantarnya hanya kurir yang selalu bergantian mengantarkan barang tersebut,” tuturnya dengan wajah tertutup sebo.

Kini Sukron harus menanggung akibat dari perbuatannya tersebut, Sukron terpaksa mendekap dibalik jeruji besi Polres Bintan untuk mempertanggung jawabkan pebuatannya itu. Pelaku dikenakan Pasal 112 ayat 1 dan 127 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Pelaku dijerat pasal tersebut dengan ancaman hukuman kurungan empat sampai 12 tahun penjara,” ujar Hendrik. (HK/SK-001)

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner

loading...