banner 740x400

banner 740x400

Pelaku Pembunuhan Dwi Kurniawan, Dapat Penangguhan Penahanan

Pelaku Pembunuhan Dwi Kurniawan, Dapat Penangguhan Penahanan
Budi Sugiarto, bersama Penasehat Hukum Razman Arif Nasution, dan Ferdinan Banjarnahor. (Foto : Bernard Simatupang)


Pelaku Pembunuhan Dwi Kurniawan, Dapat Penangguhan Penahanan

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Masih segar dalam ingatan, kejadian pembunuhan Dwi Kurniawan, yang diduga dilakukan abang kandungnya, Budi Sugiarto, pada 24 Oktober 2018 lalu. Hingga kini, kasusnya masih ditangani Polres Natuna.

Entah apa sebabnya, berkas kasus tidak kunjung dilimpahkan ke Jaksa. Namun, fakta di lapangan, pelaku telah mendapat penangguhan penahanan, terhitung Rabu, (11/12/2019).

Terkait penangguhan penahanan Budi Sugiarto, Penasehat hukum pelaku, Razman Arif Nasution, angkat bicara, Rabu, (11/12/2019) sore. Katanya, sebagai penasehat hukum Budi Sugiarto, mengatakan, dua setengah bulan yang lalu dirinya datang ke Natuna menangani kasus dugaan pembunuhan secara berencana yang dilakukan tersangka Budi Sugiarto terhadap korban Dwi Kurniawan, adalah adek kandung tersangka, dirinya berkolaborasi dengan penasehat hukum sebelumnya, Ferdinan Banjarnahor.

“Saya dengan Pak Banjarnahor adalah mitra, dan kita saling membangun komunikasi setiap saat sampai hari ini,” ujarnya.

Razman, menjelaskan, bahwa dirinya sedari awal telah membaca kasus ini dan mempelajari perkembangan baik situasi dan kondisi objektif yang terjadi di Ranai. Melihat dari gestur performan kepribadian dari Budi Sugiarto, ia kurang yakin bahwa Budi Sugiarto pelakunya.

“Ditambah keterangan-keterangan yang disampaikan Pak Banjarnahor pada saya, bahwa ada beberapa hal yang membuat kita kurang begitu yakin. Tetapi karena Polisi punya hak untuk melakukan proses penyelidikan, sebagai fungsi objektif dan subjektif sebagaimana yang diatur dalam KUHP, maka kita memberikan ruang untuk melakukan pendalaman pengkajian penyelidikan dan mencari informasi aktual yang faktual di lapangan, sehingga validasi datanya komplit,” ujar Razman.

Kata Razman, hari ini ia hadir disini menyampaikan terima kasih kepada Polres Natuna dibawah kepemimpinan Kapolres Natuna Pak Nugroho, yang telah bekerja dengan profesional menginformasikan perkembangan yang ada. Hari ini kita berdiskusi panjang lebar, dan akhirnya kita mengajukan penangguhan penahanan terhadap Budi Sugiarto dengan jaminan istri dan keluarga, sehingga Budi Sugiarto bisa bebas dan menghirup udara segar, dan dapat berkumpul bersama keluarga.

“Namun kita masih mempersilahkan kepolisian untuk melakukan pengkajian mendalam terhadap kasus ini, dalam jangka waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan KUHP. Namun apabila tidak ditemukan, maka sesuai dengan KUHP pula kasus ini harus dihentikan,” jelasnya.

Lebih lanjut Razman menyampaikan, bahwa penangguhan penahanan terhadap Budi Sugiarto tidak ada wajib lapor.

Razman berharap, agar selama dalam proses penangguhan, Budi Sugiarto harus tetap kooperatif sewaktu-waktu bekerjasama dengan kepolisian, dengan tujuan untuk menjawab semua apa yang ditanya oleh pihak polisi, bukan mengakui yang tidak dilakukan.

Kemudian Razman, Banjarnahor dan segenap keluarga dari Budi Sugiarto tetap berharap agar pihak kepolisian tetap mengusut tuntas siapa pelaku pembunuhan terhadap Dwi Kurniawan, adik kandung dari Budi Sugiarto sendiri. (nard)

Click to rate this post!

[Total: 3 Average: 3.3]

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan